Krisis Cabai, Kinerja Menteri Pertanian Dipertanyakan

- Sabtu, 3 Agustus 2019 | 16:50 WIB
Ilustrasi cabai merah .(Ayobandung.com)
Ilustrasi cabai merah .(Ayobandung.com)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM--Kinerja Kementerian Pertanian dipertanyakan menyusul harga cabai saat ini melonjak tinggi hingga membuat warga resah dan pedagang makanan merugi. 

Kementerian Pertanian (Kementan) mengakui kenaikan harga cabai merah disebabkan oleh kurangnya produksi di tingkat petani. DPR dan pengamat mempertanyakan tata kelola petani yang dilakukan terhadap masalah yang selalu berulang.

Dewan juga akan memanggil Kementan guna menanyakan mahalnya harga cabai dan penyebab kurangnya produksi.

Adalah ironi di negeri agraris ini, cabai justru kerap berulang menjadi krisis.

"Kita akan agendakan (pemanggilan). Agar perencanaan produksi bisa lebih tepat,” kata Wakil ketua komisi IV DPR, Daniel Johan melalui siaran pers, Sabtu (3/8/2019).

Daniel mengatakan kesalahan Kementan selalu berulang. Menurutnya, harusnya Kementan memperbaiki data supply dan demand agar terjadi kesetabilan harga dan barang.

Di kesempatan terpisah, pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah juga mengamati minimnya produksi cabai membuat melonjaknya harga, baik di tingkat petani maupun pasar. Hal itu tentu menjadi salah satu indikasi lemahnya tata kelola di Kementerian Pertanian.

Kasus minimnya produksi sektor pertanian yang kerap berulang seharusnya dapat diatasi melalui pembinaan kepada petani, serta penciptaan inovasi bibit-bibit unggul yang disesuaikan dengan kondisi alam di Indonesia, baik geografis maupun cuaca.

"Yang lemah selama ini kan pembinaan. Kementerian Pertanian sangat lemah dalam pembinaan kepada para petani, termasuk petani cabai, dan juga petani-petani lain yang produknya strategis," kata Trubus.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

AstraPay Didukung Kekuatan Ekosistem Astra

Rabu, 15 September 2021 | 17:12 WIB

Harga Emas Antam Naik, Satu Gram Rp936.000

Rabu, 15 September 2021 | 12:07 WIB

DAFTAR Lengkap Harga Seri iPhone 13 di Berbagai Negara

Rabu, 15 September 2021 | 11:40 WIB

Harga Emas Antam Naik Rp3.000, Jadi Rp932.000

Selasa, 14 September 2021 | 11:59 WIB
X