Para Nelayan Menjadi Tulang Punggung Keluarga, Perlu Perlindungan Asuransi untuk Proteksi

- Kamis, 29 Juli 2021 | 11:52 WIB
[ilustrasi] Puluhan kapal nelayan di Tambaklorok bersandar. Para nelayan perlu perlindungan melalui Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) (Ayosemarang.com/Vedyana Ardyansah)
[ilustrasi] Puluhan kapal nelayan di Tambaklorok bersandar. Para nelayan perlu perlindungan melalui Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) (Ayosemarang.com/Vedyana Ardyansah)

CILACAP, AYOSEMARANG.COM – Program pemerintah melalui Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) perlu didukung semua pihak. Melalui asuransi itulah para nelayan akan mendapatkan jaminan pertanggungan dari risiko kematian, cacat, dan biaya pengobatan.

Menurut Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Cilacap, Ditiasa Pradipta melalui Kasi Pemberdayaan Nelayan Saiful Purnamaji, asuransi nelayan yang dicanangkan Kementerian Kelautan dan Perikanan sejak 2016 sangat bermanfaat bagi nelayan dan keluarga nelayan.

"Memang khusus buruh yang ada di Indonesia  nelayan dapat perhatian lebih dari pemerintah, karena nelayan punya risiko tinggi dalam operasi penangkapan (ikan)," ucapnya, Rabu 28 Juli 2021. 

Melalui asuransi nelayan, para nelayan maupun keluarga, bisa menerima manfaat bila terjadi kecelakaan. Bahkan manfaat yang didapat bisa sebesar Rp200 juta manakala kecelakaan mengakibatkan kematian. Kondisi itu tentu tidak diharapkan siapa pun, namun bilamana terjadi, keluarga atau ahli waris akan sangat terbantu.

"Asuransi mengcover kecelakaan yang mengakibatkan meninggal, cacat, serta biaya pengobatan," tutur Saiful.

AYO BACA : Kronologi Tragedi Tabrakan Kapal hingga Hancur di Jepara, 2 Korban Berhasil Diselamatkan

Pada awal peluncuran program asuransi nelayan, pemerintah menurutnya memberikan BPAN. Namun demikian, bantuan itu sifatnya stimulan untuk satu tahun. Dinas Perikanan Cilacap mengusulkan 9.000 nelayan untuk mendapatkan BPAN pada 2016 lalu.

"Berikutnya nelayan sudah harus ikut asuransi secara mandiri, " kata dia.

Kendati demikian, ia bercerita awal mula ada program asuransi, para nelayan justru banyak yang menolak. Namun, saat ini nelayan sudah lebih berpikiran terbuka, bahkan sudah mengerti pentingnya asuransi.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Harga Emas Antam Masih Stabil, Satu Gram Rp918.000

Selasa, 28 September 2021 | 11:31 WIB

Realme V11s 5G Resmi Rilis, Intip Spesifikasi Singkatnya

Senin, 27 September 2021 | 20:54 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp918.000 per Gram

Senin, 27 September 2021 | 11:53 WIB

3 Penghargaan Sekaligus Berhasil Disabet PT PGN Tbk

Jumat, 24 September 2021 | 14:52 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp917.000 per Gram

Jumat, 24 September 2021 | 12:25 WIB

FKS Food Perkuat Jaringan Distribusi Tepung BOLA Deli

Jumat, 24 September 2021 | 10:28 WIB

Resmi Rilis, Ini Spesifikasi Singkat Nokia G50 5G

Kamis, 23 September 2021 | 20:15 WIB

Honda All New BR-V Siap Mengaspal di Jateng dan DIY

Kamis, 23 September 2021 | 16:48 WIB

Harga Emas Antam Turun, Satu Gram Rp924.000

Kamis, 23 September 2021 | 12:07 WIB

Terungkap, Berikut Kapasitas Baterai iPhone 13

Rabu, 22 September 2021 | 20:40 WIB
X