Cegah Virus Korona Meluas, Iran Tiadakan Salat Jumat

- Jumat, 28 Februari 2020 | 11:22 WIB
Petugas kebersihan tengah mensterilkan menggunakan cairan disinfektan, salah satu tempat suci di Kota Qom akibat virus corona. (AFP)
Petugas kebersihan tengah mensterilkan menggunakan cairan disinfektan, salah satu tempat suci di Kota Qom akibat virus corona. (AFP)

IRAN, AYOSEMARANG.COM -- Virus korona sudah mewabah hingga negara Iran, Terkini, Wakil Presiden Iran Urusan Wanita dan Keluarga, Masoumeh Ebtekar, yang dilaporkan positif terjangkit virus bernama baru Covid-19. 

Akibat kondisi itu, pemerintah Iran mengambil langkah meniadakan salat Jumat guna mencegah penularan virus korona lebih luas

Dilansir dari Reuters, Jumat (28/2/2020), angka kematian akibat virus corona di Iran telah mencapai 26 orang, sementara jumlah penderita berada di angka 245 orang.

AYO BACA : Wakil Presiden Iran Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Korona

Peniadaan salat Jumat dilakukan agar masyarakat tidak berkumpul di satu ruangan dalam satu waktu. Langkah ini diumumkan oleh pemerintah 23 kota di 31 provinsi Iran, termasuk di antaranya ibu kota Teheran dan kota suci Syiah, Qom.

Selain itu, Iran juga melarang warga tiongkok masuk ke negara mereka. Warga Iran juga diimbau untuk tidak bepergian dulu, baik di dalam maupun ke luar negeri.

Peningkatan jumlah penderita dan angka kematian di Iran sangat pesat, padahal kasus pertama baru tercatat pada 19 Februari lalu.

AYO BACA : Umrah Dihentikan Sementara, Maskapai Turki Pulangkan Jemaah Indonesia

"Dalam 24 jam terakhir, kami mengkonfirmasi ada 106 kasus baru. Angka kematian mencapai 26 orang," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianush Jahanpur.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Lirik dan Chord Lagu LALISA, Intro D

Minggu, 10 Oktober 2021 | 08:50 WIB
X