Perayaan Agama di Israel, Puluhan Orang Tewas Terinjak-injak

- Jumat, 30 April 2021 | 12:28 WIB
Korban tewas akibat perayaan keagamaan di Israel. (Daily Mail)
Korban tewas akibat perayaan keagamaan di Israel. (Daily Mail)

ISRAEL, AYOSEMARANG.COM -- Perayaan api unggun keagamaan di Israel menelan banyak korban karena terinjak-injak, Jumat 30 April 2021.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menggambarkan kejadian itu sebagai "bencana besar."

Laporan media awalnya mengatakan bagian dari tempat duduk stadion telah runtuh di acara Lag B'Omer di Gunung Meron di Galilea. Tetapi para pejabat kemudian mengatakan tampaknya korban telah sesak napas atau diinjak-injak.

Puluhan ribu orang Yahudi ultra-Ortodoks berkumpul di makam agamawan bijak abad ke-2 Rabbi Shimon Bar Yochai untuk peringatan tahunan yang mencakup doa dan tarian sepanjang malam.

AYO BACA : Israel dan Uni Emirat Arab Berdamai, Palestina: Pengkhianatan!

Perayaan itu dianggap sebagai salah satu pertemuan terbesar orang sejak wabah pandemi virus corona lebih dari setahun yang lalu.

Layanan ambulans Magen David Adom mengatakan 103 orang terluka, termasuk puluhan tewas. Channel 12 TV menyebutkan jumlah korban tewas sebanyak 38. Polisi menutup lokasi tersebut dan memerintahkan orang-orang yang bersuka ria diangkut dengan bus.

Makam itu dianggap sebagai salah satu situs tersuci di dunia Yahudi dan merupakan situs ziarah tahunan.

Video yang diunggah di media sosial menunjukkan adegan kacau ketika pria Ultra-Ortodoks memanjat celah di lembaran besi bergelombang yang robek untuk menghindarkan diri dari situasi berdesakan, ketika polisi dan paramedis mencoba menjangkau yang terluka.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Program Vaksinasi Covid-19 Kembali Dilakukan di Brunei

Jumat, 17 September 2021 | 15:30 WIB

13 Film Horor ini Dijadikan Bahan Analisis, Berani Lihat?

Selasa, 14 September 2021 | 15:45 WIB

Debut Solo, Intip 5 Sumber Kekayaan Lisa BLACKPINK

Sabtu, 11 September 2021 | 13:20 WIB
X