Arab Saudi Diprediksi Capai Herd Immunity 70 Hari Lagi

- Selasa, 20 Juli 2021 | 15:24 WIB
Ilustrasi, Arab Saudi diprediksi segera mencapai herd immunity. (AFP)
Ilustrasi, Arab Saudi diprediksi segera mencapai herd immunity. (AFP)

ARAB SAUDI, AYOSEMARANG.COM -- Arab Saudi gencar menyampaikan kampanye vaksinasi Covid-19 kepada seluruh warga Saudi. Vaksinasi yang dilakukan sejak 15 Desember 2020 itu, diprediksi akan mengantarkan Arab Saudi mencapai herd immunity dalam 70 hari lagi.

Dilansir Republika.co.id dari Saudi Gazette, Selasa 20 Juli 2021, Arab Saudi diharapkan mencapai kekebalan kelompok terhadap Covid-19 setelah 70% populasi menerima 2 dosis vaksin dalam waktu 70 hari. Kerangka waktu didasarkan pada perhitungan 369.000 dosis vaksin yang diberikan setiap hari.

AYO BACA : Alhamdulillah, Kasus Covid-19 Belum Terdeteksi Selama Musim Haji 2021

Lebih dari 53% populasi Saudi sejauh ini telah menerima vaksin melawan Covid-19, dengan lebih dari 22,5 juta dosis vaksin diberikan sejak dimulainya vaksinasi pada tahun lalu. Saat ini, pemberian vaksin Covid-19 melalui 587 pusat vaksinasi di seluruh Kerajaan telah mencapai lebih dari 497 ribu dosis setiap hari.

Pemberian vaksin harian, pada awalnya, adalah sekitar 40.000 dosis ketika kampanye vaksinasi nasional dimulai Desember lalu. Tetapi laju distribusi vaksin telah dipercepat sejak 25 Februari.

AYO BACA : PPKM Darurat, RPH Batang Batasi Jumlah Penyembelihan Hewan Kurban

Percepatan datang dalam menghadapi tenggat waktu yang semakin dekat untuk imunisasi wajib bagi siapa saja yang ingin menghadiri acara sosial, ekonomi, komersial, budaya, ilmiah, hiburan atau olahraga mulai 1 Agustus.

Kementerian Kesehatan telah secara teratur memanggil semua orang di Kerajaan, termasuk warga negara, ekspatriat, dan bahkan ilegal, untuk mendaftarkan nama mereka di aplikasi Sehhaty untuk mendapatkan vaksin gratis paling cepat. Vaksin yang telah disetujui di Kerajaan adalah Pfizer, Oxford-AstraZeneca, Johnson & Johnson dan Moderna.

Kementerian saat ini menawarkan vaksin AstraZeneca dan Pfizer melalui pusat vaksin sepanjang waktu. Adapun vaksin Johnson & Johnson dan Moderna, mereka telah mendapat persetujuan kementerian untuk digunakan terutama di luar Kerajaan.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Program Vaksinasi Covid-19 Kembali Dilakukan di Brunei

Jumat, 17 September 2021 | 15:30 WIB

13 Film Horor ini Dijadikan Bahan Analisis, Berani Lihat?

Selasa, 14 September 2021 | 15:45 WIB

Debut Solo, Intip 5 Sumber Kekayaan Lisa BLACKPINK

Sabtu, 11 September 2021 | 13:20 WIB
X