Siang Hari Terasa Lebih Lama? Ternyata Ini Alasannya

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 18:22 WIB
Siang hari yang terasa lebih lama.
Siang hari yang terasa lebih lama.

SEMARANGSELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Jika Anda sering merasakan siang hari yang lebih lama, tidak perlu khawatir.

Sebab, menurut penelitian terbaru, siang hari yang lebih lama daripada malam hari terjadi karena rotasi bumi yangmelambat.

Melansir suara.com, penelitian yang dipublikasikan Nature Geoscience, menunjukkan rotasi Bumi secara bertahap melambat.

Itu berkaitan dengan oksigenasi atmosfer Bumi. 

Sejak pembentukannya sekitar 4,5 miliar tahun yang lalu, rotasi Bumi melambat dan menyebabkan hari-hari terasa lebih lama.

Ganggang biru-hijau (cyanobacteria) yang muncul dan berkembang biak sekitar 2,4 miliar tahun lalu mampu menghasilkan banyak oksigen, sebagai produk sampingan metabolisme karena hari-hari Bumi bertambah panjang.

Pertanyaan abadi dalam ilmu Bumi adalah bagaimana atmosfer Bumi mendapatkan oksigennya dan faktor-faktor apa yang dikendalikan ketika oksigenasi ini terjadi, ungkap Gregory Dick, ahli mikrobiologi University of Michigan.

Penelitian itu juga menunjukkan rotasi Bumi memiliki efek penting pada pola dan waktu oksigenasi Bumi.

Juga menurut catatan fosil, hari-hari pada 1,4 miliar tahun lalu hanya selama 18 jam lamanya dan setengah jam lebih pendek daripada hari ini pada 70 juta tahun lalu.

Halaman:

Editor: Akbar Hari Mukti

Tags

Terkini

Program Vaksinasi Covid-19 Kembali Dilakukan di Brunei

Jumat, 17 September 2021 | 15:30 WIB

13 Film Horor ini Dijadikan Bahan Analisis, Berani Lihat?

Selasa, 14 September 2021 | 15:45 WIB

Debut Solo, Intip 5 Sumber Kekayaan Lisa BLACKPINK

Sabtu, 11 September 2021 | 13:20 WIB
X