KPU Kendal Digelontor Rp 35,9 Miliar untuk Pilkada 2020

- Selasa, 1 Oktober 2019 | 20:00 WIB
Bupati Kendal Mirna Annisa memandatangani NPHD disaksikan Ketua KPU Hevy indah Oktaria Selasa (01/10) siang. (Edi prayitno/kontributor Kendal)
Bupati Kendal Mirna Annisa memandatangani NPHD disaksikan Ketua KPU Hevy indah Oktaria Selasa (01/10) siang. (Edi prayitno/kontributor Kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal menerima dana Rp 35,9 miliar untuk pelaksanaan Pilkada  2020 mendatang. Dana Pilkada ini dituangkan dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk pelaksanaan Pilkada Kendal 2020

Ketua KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan anggaran 35,9 miliar dari Pemerintah Kabupaten Kendal untuk penyelenggaran Pilkada Kendal tahun 2020. Ia mengatakan anggaran itu diberikan di dua tahun anggaran yakni APBD Perubahan tahun 2019 dan APBD Kendal tahun 2020.

AYO BACA : Saluran Ditutup, Petani Tambak di Kendal Mengadu ke Dewan

"Untuk tahun 2019 ini kami mendapatkan hibah sebesar 250 juta rupiah, sedangkan sisanya akan diberikan pada tahun 2020 dengan pencarian tiga termin, yakni 40 persen, 50 persen, dan 10 persen," katanya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa dana hibah pada tahun ini akan dicairkan setelah dilakukan evaluasi atas APBD Perubahan 2019 oleh pemerintah Provinsi Jawa tengah. Menurutnya dana hibah itu dapat dicairkan pada akhir bulan Oktober ini.

AYO BACA : Ratusan Penggemar Motor Adventure Kumpul di Kendal

"Sedangkan untuk tahun 2020, dapat dicairkan setelah DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) ditetapkan dengan sistem pencairan termin. ada tiga termin pada tahun 2020 dan prosesnya memakan waktu selama 14 hari setelah penetepan DPA," kata Hevy

Sementara itu, Divisi Teknik penyelengaran KPU menambahkan setelah pencairan dana hibah tahun 2019 ini, pihaknya akan segera melakukan peluncuran proses Pilkada 2020 serta sosialisasi syarat pencalonan dan minimal dukungan bagi calon yang hendak menyalonkan secara independen.

" Dengan ditandatangani NPHD ini maka proses tahapan awal dari Pilkada 2020  dapat segera di mulai, untuk pembentukan tim PPK (Panitia Pemungutan Suara Kecamatan) pada bulan Januari dan  KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) akan dibentuk pada sebulan sebelum pelaksanaan Pilkada," pungkasnya 

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Tradisi Weh-Wehan yang Tidak Lekang oleh Zaman

Senin, 18 Oktober 2021 | 21:10 WIB

Giatkan Vaksinasi Usia 12 Tahun di Sekolah-sekolah

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:09 WIB
X