Hati-hati, Jalan Pantura Kendal Banyak Berlubang

- Kamis, 9 Januari 2020 | 13:27 WIB
Sejumlah pekerja dari PU Bina Marga melakukan penambalan jalan yang berlubang di sepanjang Pantura Kendal, Kamis (09/01) pagi. (Edi Prayitno/Kontributor Kendal)
Sejumlah pekerja dari PU Bina Marga melakukan penambalan jalan yang berlubang di sepanjang Pantura Kendal, Kamis (09/01) pagi. (Edi Prayitno/Kontributor Kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah jalan di pantura Kendal dari perbatasan dengan Semarang hingga perbatasan Batang berlubang. Pengendara kendaraan kecil dihimbau waspada dan berhati-hati saat melintas, apalagi saat hujan jalan yang berlubang tertutup genangan dan membahayakan.

Untuk mengatasi lubang di jalan Pantura Kendal ini,  PU Bina marga telah melakukan perawatan jalan dengan melakukan penambalan jalan di beberapa titik yang telah berlubang. Mandor Pelaksana PU Bina Marga, Ardi menyebutkan jika saat ini bersifat perawatan bukan permanen.

AYO BACA : Salut, Warga Cepiring Tambal Jalan Berlubang

“Ini kita sifatnya perawatan saja dengan penambalan. Semua dimulai dari Kaligawe sampai Kali Kuto, cuman ruas saya dimulai dari Cepiring sampai Kali Kuto,” terang Ardi ditemui saat mengawasi penambalan jalan di wilayah Cepiring, Kamis (9/1/2020).

Adapun penambalan yang dilakukan untuk wilayah Kendal terdapat 36 titik sepanjang jalur pantura, keseluruhan lebih banyak kerusakan berada di jalur yang akan menuju ke Jakarta.

AYO BACA : Tebing 15 Meter Longsor, Jalan Provinsi di Banjarnegara Lumpuh

Sementara itu dengan kondisi yang mulai sering licin karena hujan dan turut berlubang, Kasat Lantas Polres Kendal AKP Firdaus Yudhatama menghimbau kepada pengguna jalan untuk berhati-hati ketika terjadi hujan deras saat berkendara.

“Saya himbau untuk seluruh pengendara agar berhati-hati karena saat ini musim hujan dan mulai banyak jalan yang rusak, terutama bagi pengendara sepeda motor harus wasapada terhadap lubang,” jelas AKP Firdaus Yudhatama.

Sedangkan salah satu pengendara sepeda motor Nur Cholid mengaku lebih memilih untuk berteduh ketika hujan, dirinya juga merasa harus lebih waspada terutama pada genangan air yang ada di jalan.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Hobi Menulis, Warga Kaliwungu ini Terbitkan 14 Buku

Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:45 WIB

Ajak Warga Tetap Prokes dan Berbagi Nasi Kotak

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:00 WIB

Ini Filosofi Santri Versi Gus Basyarrohman

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:45 WIB

Warga Keluhkan Sampah Menumpuk Sepanjang Sungai Aji

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:10 WIB
X