Covid-19 Mulai ‘Serang’ Polisi dan Santri di Kendal

- Selasa, 22 September 2020 | 16:04 WIB
[Ilustrasi] Covid-19. (istimewa)
[Ilustrasi] Covid-19. (istimewa)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Klaster penyebaran virus covid-19 meluas hingga pondok pesantren dan kantor polisi. Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kendal menemukan tiga tempat yang menjadi klaster baru yakni Pondok Pesantren Modern Selamat, Ponpes Darul Aqrom Patean dan Polres Kendal.

Dari tiga tempat tersebut Tim Satgas Covid-19 Kendal menemukan total 29 orang terkonfirmasi positif.  

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan penemuan klaster di PP Modern Selamat setelah ditemukan ada satu orang petugas klinik di asrama pesantren yang terkonfirmasi positif.

Akhirnya dilakukan, tracing kepada orang-orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan penderita. “Akhirnya ditemukan lebih dari 12 orang yang positif,” katanya.

AYO BACA : Ganjar: Pilkada di Tengah Pandemi Bisa Sangat Bahaya

mereka yang terpapar  adalah santri di pesantren sekaligus siswa yang bersekolah di Pesantren setempat. Terhadap  yang terkonfirmasi  dilakukan isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Kendal. “Sebab dari pihak pesantren tidak memungkinkan untuk  dilakukan isolasi mandiri. Karena tempatnya terbatas,” tuturnya.

Klaster baru lainnya yakni di Polres Kendal, tim satgas menemukan ada tujuh orang polisi yang terkonfirmasi positif.  Penemuan setelah ada satu anggota terkonfirmasi positif setelah dilakukan rapid rutin. Dari satu orang tersebut dilakukan tracing dan ditemukan ada enam anggota polres Kendal lainnya yang juga positif. “Mereka semua isolasi mandiri di rumahnya masing-masing,” katanya.

dikatakan Selasa (22/09/2020) sudah dilakukan swab kepada lebih 40 anggota Polres Kendal untuk mengetahui penyebarannya. “Untuk hasilnya masih menunggu kemungkinan sore atau malam,” Imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, pengelola PP Modern Selamat, Paryono mengatakan membenarkan. Tapi pertama diketahui justru dari salah seorang santri asal Jepara bukan tenaga kesehatan di klinik pesantren.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Tradisi Weh-Wehan yang Tidak Lekang oleh Zaman

Senin, 18 Oktober 2021 | 21:10 WIB

Giatkan Vaksinasi Usia 12 Tahun di Sekolah-sekolah

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:09 WIB
X