Muncul Klaster Baru di Kendal, Ruang Isolasi RSDC Menipis

- Selasa, 29 September 2020 | 17:50 WIB
[Ilustrasi] Virus korona. (dok)
[Ilustrasi] Virus korona. (dok)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Penambahan jumlah terkonfirmasi positif covid-19 di Kendal semakin banyak. Hingga kini tercatat 953 kasus dengan rincian 287 menjalani perawatan, 49 meninggal dunia dan sisanya sembuh. 

Direktur RSDC Kendal, dr Budi Mulyono, mengatakan penambahan kasus terakhir berasal dari klaster pondok pesantren, Polres, Puskesmas, dan klaster rumah tangga.

Dengan penambahan kasus yang cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir, menyebabkan jumlah ketersediaan ruang isolasi di rumah sakit maupun RSDC menipis.

Sebenarnya pasien Covid-19 yang tidak mengalami gejala sudah kita arahkan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Untuk yang gejala sedang kita isolasikan di RSDC dan gejala berat isolasi dan perawatan di rumah sakit, jelasnya.

AYO BACA : Aliansi Pemuda Kendal Gelar Aksi Teatrikal Tolak KAMI

Untuk kapasitas ruang isolasi di RSDC Kendal, lanjut dr Budi, kini hanya menyisakan 7 ruang untuk 7 pasien. Kini ada 35 pasien yang menjalani isolasi di rumah sakit darurat Covid-19.

Kapasitas ruang isolasi di RSDC Kendal 42 ruangan. Kemarin ada 37 pasien dan pulang 2 orang hari ini. Jadi tinggal 35 orang yang menjalani isolasi di RSDC, tuturnya.

Hingga saat ini, pihak RSDC masih memberlakukan satu ruang isolasi digunakan untuk satu pasien Covid-19. Jika penambahan kasus terus meningkat dan perlu dilakukan isolasi dan perawatan, tidak menutup kemungkinan dirinya akan memberlakukan dobel pasien dalam satu ruang, dengan catatan masih ada hubungan keluarga.

Hari ini sepertinya akan ada pasien masuk RSDC dari klaster rumah tangga di Brangsong, jumlah pastinya belum tahu. Semoga ke depan tidak ada lonjakan kasus, ujarnya.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Terbentur PTS, Swab Antigen Siswa SMP di Kendal Tertunda

Kamis, 23 September 2021 | 12:16 WIB

Warga Ngampel Kulon Diajak Ikut Awasi Pemilu

Rabu, 22 September 2021 | 10:54 WIB
X