KPU Kendal Siapkan Bilik Khusus Covid-19

- Rabu, 21 Oktober 2020 | 13:32 WIB
Sosialisasi Pilkada Kendal 2020 yang dilaksanakan Kesbangpol Kendal menghadirkan Ketua KPU Kendal dan Komisioner Bawaslu Rabu (21/10/2020) di Balai kelurahan Ketapang Kendal. (edi prayitno/kontributor kendal)
Sosialisasi Pilkada Kendal 2020 yang dilaksanakan Kesbangpol Kendal menghadirkan Ketua KPU Kendal dan Komisioner Bawaslu Rabu (21/10/2020) di Balai kelurahan Ketapang Kendal. (edi prayitno/kontributor kendal)

KENDAL, AYOSEMARANG.COM -- Pemilihan bupati dan wakil bupati Kendal yang dilaksanakan dimasa pandemi perlu mendapat perhatian dan sarana untuk  mengantisipasi penularan covid 19. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal sudah menyiapkan sejumlah antisipasi agar saat pelaksanaan pencoblosan tidak muncul klaster baru.

Ketua KPU Kendal Hevy Indah Oktaria mengatakan, pemungutan suara akan dilaksanakan mulai pukul  07.00 hingga pukul 13.00 WIB. 

“Pemilih wajib memakai nasker saat datang Ke TPS, membawa pulpen sendiri dan datang pada waktu yang telah ditentukan sesuai yang tertera diundangan,” jelasnya saat pendidikan politik bagi masyarakat di Balai Kelurahan Ketapang Rabu (21/10/2020).

AYO BACA : KPU Kendal Batasi Dana Kampanye Paslon Rp32 Miliar

Dikatakan juga, pemilih akan dicek suhu tubuhnya oleh petugas. Jika terdapat pemilih yang memiliki suhu tubuh 37,3 derajat celcius atau lebih,  yang bersangkutan diarahkan untuk menggunakan hak pilihnya di bilik khusus yang telah disediakan. 

“Nantinya pemilih akan diarahkan untuk menggunakan hak pilihnya di tempat khusus dengan pendampingan dari petugas,” imbuh Hevy.

KPPS juga menggunakan sarung tangan sekali pakai saat menggunakan hak pilihnya dan setelah selesai pendamping membantu pemilih untuk memasukkan surat suaranya ke kotak suara. 
Setelah selesai memilih, pemilih diteteskan tinta dijarinya dengan dibantu oleh Petugas KPPS.

AYO BACA : Tekan Angka Perceraian, Kemenag Kendal Bimbing Calon Pengantin

“Apabila terdapat saksi dan pengawas TPS yang memiliki suhu tubuh 37,30 derajat celcius atau lebih, saksi dan pengawas TPS yang bersangkutan tidak dapat mengikuti pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara dan diganti saksi dan pengawas TPS lainnya,” ujar ketua KPU. 

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Datangi Rumah Warga, Bupati Dico Bagikan Beras dari ACT

Senin, 27 September 2021 | 16:28 WIB

Bubarkan Kerumunan dan Bagikan Masker di Pelabuhan Kendal

Minggu, 26 September 2021 | 11:55 WIB

Ulama Ikut Berperang Melawan Narkoba Lewat Ganas Annar

Minggu, 26 September 2021 | 11:31 WIB
X