Pedagang Sayur akan Dipindah ke Terminal Bahurekso

- Selasa, 26 Januari 2021 | 16:24 WIB
Pengumuman lokasi buat pedagang sayur yang dipasang di area stasiun Weleri. (edi prayitno/kontributor kendal)
Pengumuman lokasi buat pedagang sayur yang dipasang di area stasiun Weleri. (edi prayitno/kontributor kendal)

WELERI, AYOSEMARANG.COM - - Polemik soal lokasi berjualan untuk pedagang khususnya pedagang sayuran yang kerap mangkal di sekitar Stasiun Weleri akhirnya diputuskan. Pedagang akan dipindah ke Terminal Bahurekso Jenarsari. 

Pedagang yang dipindah ke Terminal Bahuresko adalah pedagang sayur malam hari, untuk menghindari kesemrawutan di sekitar stasiun.

Plt Kadis Perdagangan Kendal, Alfebian Yulando  mengatakan, terkait pedagang yang berjualan di sekitar Stasiun Weleri akan dialokasikan di lahan Terminal Bahurekso. 

Itu sudah menjadi kesepakatan bersama sebelum saya menjabat Plt. Di sini saya sifatnya meneruskan, jadi memang yang saya amati perpindahan pedagang sayur malam itu harus berjalan namun tentunya tetap memperhatikan aspek lingkungan yang mana di sana ada kordinator- kordinator yang tentunya tidak menginginkan pedagang sayur itu untuk pindah, jelasnya.

Dikatakan, dalam pelaksanaannya nanti, pemindahan akan dilakukan secara bertahap. Menurutnya, para pedagang juga harus diberi sosialisasi atau pengertian yang humanis. 

Sambil kita beri sosialisasi. Insya Allah sampai dengan tanggal 31 Januari 2021. Kami berharap, perpindahan ini bisa berjalan lancar serta aman dan kondusif, ungkapnya.

Sedangkan untuk alokasi pedagang Pasar Weleri yang terbakar, lanjut pria yang akrab disapa Febi ini menegaskan, pihaknya akan merelokasi para pedagang tersebut di lahan yang telah disiapkan.

Para pedagang korban kebakaran Pasar Weleri, rencananya akan kami berikan lokasi di dekat pasar hewan, ditambah sewa tiga lahan. Yakni lahan milik Desa Penyangkringan, lahan milik Sekartama dan lahan milik pak Kades, tandas Febi.

Sementara itu, Kepala Dishub Kendal, Suharjo mengatakan, terminal Bahurekso oleh Pemerintah Kabupaten Kendal, pengelolaannya diserahkan kepada Dinas Perhubungan. Baik pemanfaatannya, yang saat ini untuk terminal Trans Jateng atau pemanfatan aset yang lain, itu dimungkinkan. 

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Hobi Menulis, Warga Kaliwungu ini Terbitkan 14 Buku

Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:45 WIB
X