Satgas: Kepatuhan Jaga Jarak Lebih Rendah daripada Pakai Masker

- Jumat, 16 Juli 2021 | 11:04 WIB
Ilustrasi, tingkat kepatuhan jaga jarak masih lebih rendah daripada memakai masker.  (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Ilustrasi, tingkat kepatuhan jaga jarak masih lebih rendah daripada memakai masker. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tidak hanya membatasi pergerakan masyarakat, tapi juga memperketat pelaksanaan protokol kesehatan oleh masyarakat, seperti jaga jarak dan memakai masker.

Namun menurut Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah, hasil monitoring kepatuhan protokol kesehatan dan evaluasi kinerja posko PPKM mikro di tingkat kepatuhan jaga jarak masih lebih rendah daripada memakai masker, terutama di tingkat kelurahan atau desa.

Secara nasional, data kepatuhan menggunakan masker dalam sepekan terakhir terdapat 95 atau 24,11% dari 394 kabupaten/kota yang memiliki tingkat kepatuhan memakai masker kurang dari 75%.

Sementara data kepatuhan menjaga jarak, terdapat 112 atau 28,43% dari 394 kabupaten/kota yang memiliki tingkat kepatuhan menjaga jarak kurang dari 75%.

AYO BACA : Studi: Pakai Masker Tanpa Jaga Jarak Kurang Efektif

Sementara environment, lanjut dia, diibaratkan kebijakan, seperti mulai Testing, Tracing dan Treatment (3T) hingga strategi pembatasan mobilitas keluar masuk wilayah.

"Multi faktorial, dan perlu kolaborasi semua pihak, kalau tidak akan sulit berjalan, jadi harapannya kalau PPKM diimplementasikan dengan benar kita berharap kasus akan turun," katanya dilansir dari Suara.com, Kamis 15 Juli 2021.

Di kesempatan terpisah, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengemukakan upaya penelusuran kontak kasus Covid-19 melalui metode tes PCR maupun antigen masih perlu dipercepat.

"Baru DKI Jakarta yang mencapai target jumlah tes harian dengan kecepatan pertambahan tes yang diamati dalam sepuluh hari terakhir," katanya saat memberikan keterangan dalam agenda Pernyataan Pers Harian PPKM Darurat secara virtual yang dipantau dari Jakarta, Rabu.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

PRIA WAJIB WASPADA, Ini Tanda-tanda Awal Impotensi

Jumat, 17 September 2021 | 19:35 WIB

Ini Hukum Islam Menelan Sperma Baik Disengaja atau Tidak

Selasa, 14 September 2021 | 12:23 WIB

Begini Penjelasan Pria Sering Ereksi di Pagi Hari

Minggu, 12 September 2021 | 07:45 WIB

TIPS Agar Bisa Tidur Nyenyak untuk Kurangi Kecemasan

Sabtu, 11 September 2021 | 20:38 WIB

Tips Mudah Menurunkan Asam Lambung Tanpa Obat

Sabtu, 11 September 2021 | 07:41 WIB
X