ACT Bantu Ratusan Keluarga Korban Gempa di Halmahera

- Jumat, 19 Juli 2019 | 08:43 WIB
ACT telah mendistribusikan bantuan kepada 300 KK di Desa Mafa. Kec. Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. (dok ACT)
ACT telah mendistribusikan bantuan kepada 300 KK di Desa Mafa. Kec. Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. (dok ACT)

HALMAHERA SELATAN, AYOSEMARANG.COM--Merespon situasi darurat di Halmahera Selatan, ACT telah mendistribusikan bantuan kepada 300 KK di Desa Mafa. Kec. Gane Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Bantuan tersebut berupa air mineral, kebutuhan pokok sehari-hari, alat mandi, peralatan tidur, kebutuhan sanitasi, dan lain-lain.

Halmahera Selatan dihuncang gempa bumi berkekuatan 7,2 SR hingga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa. Melalui surat keputusan yang diterbitkan, Bupati Halmahera Selatan menetapkan status tanggap darurat penanggulangan bencana selama tujuh hari, sejak Senin (15/7/2019) hingga Minggu (21/7/2019). 

Menurut pantauan tim ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia Maluku Utara (MRI Malut), hanya beberapa warga yang terlihat beraktivitas di kampung Mafa. 

"Karena sebagian besar sudah mengungsi di daerah gunung,” lapor Surachman Manan dari tim MRI Malut. 

Anggota Dinas Kesehatan Halmahera Selatan Rachmat Junaidy menambahkan, air bersih menjadi kebutuhan mendesak korban gempa.

“Setelah gempa, sumber air bersih warga tidak lagi ada. Air menjadi keruh,” terang Rachmat.

Tidak hanya kelangkaian air bersih, makanan siap santap, selimut, perlengkapan bayi, dan kebutuhan sanitasi menjadi kebutuhan mendesak korban saat ini. Akses ke sejumlah lokasi terdampak pun cukup sulit. Tidak jarang, untuk menjangkau desa tertentu, para relawan dan petugas kesehatan harus menggunakan kapal cepat. 

“Butuh bahan bakar yang cukup untuk menuju desa-desa itu. Sedangkan, bahan bakar lebih banyak tersedia di kota,” lanjut Rachmat.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan menjauhi bangunan retak karena dikhawatirkan ambruk bila terjadi gempa susulan. 

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Wawancara Kerja? Hindari Beberapa Hal Sepele Ini

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:19 WIB

RESMI! Harga Tes PCR di Jawa-Bali Jadi Rp275.000

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:07 WIB
X