Distribusi Bantuan Pengungsi Korban Koflik Nduga Selesai Pekan Ini

- Senin, 22 Juli 2019 | 09:42 WIB
Anak-anak Nduga yang trauma akibat kontak senjata dan mengungsi di Jayawijaya, Papua. (ANTARA Papua/Marius Frisson Yewun) (ANTARA Papua/Marius Frisson Yewun/)
Anak-anak Nduga yang trauma akibat kontak senjata dan mengungsi di Jayawijaya, Papua. (ANTARA Papua/Marius Frisson Yewun) (ANTARA Papua/Marius Frisson Yewun/)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM-- Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bantuan tahap II bagi para pengungsi korban konflik di Kabupaten Nduga Provinsi Papua akan diterbangkan ke kabupaten Wamena, pekan ini. Mensos telah menerima laporan dari tim Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial terkait distribusi bantuan.

"Kepastian pengiriman bantuan itu didapat setelah tim PSKBS melakukan koordinasi dengan aparat keamanan, Dinas Provinsi Papua dan Dinsos Kabupaten Wamena. Selanjutnya tugas Dinas Kabupaten Wamena mendistribusikannya," kata Agus dalam keterangan tertulis, Senin (22/7/2019).

Ia menjelaskan penanganan pengungsi korban konflik Kabupaten Nduga harus melibatkan semua unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah dan TNI/Polri. Pemerintah dalam menangani pengungsi tersebut sangat berhati-hati karena berbeda dengan penanganan pengungsi korban bencana alam.

Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos Harry Hikmat mengakui saat ini pemerintah mengalami kendala dalam melakukan pendataan pengungsi akibat konflik di kabupaten Nduga. Kendala tersebut dikarenakan banyak dari mereka yang berada di rumah kerabatnya.

"Banyak dari mereka yang tinggal di rumah kerabatnya di Wamena. Hal ini menyulitkan identifikasi," jelas Harry.

AYO BACA : Gelar Desa Wisata, Kebuman Terbaik, Semarang Favorit

Harry menambahkan berdasarkan laporan yang diberikan kodim 1702 Jayawijaya disebutkan pengungsi di kabupaten tersebut sudah kembali ke rumah keluarga masing-masing.

"Dari laporan itu juga disebutkan tidak ada penghentian bantuan kepada pengungsian di Kabupaten Lanijaya. Pemkab Lanijaya terus menyalurkan bantuan logistik ke pengungsian disana," kata Harry menambahkan.

Laporan Kodim tersebut, dikatakan Harry, telah menjawab pemberitaan yang menyebutkan adanya pengungsi meninggal akibat tidak ada penanganan dari pemerintah. Untuk itu, pemerintah mempertanyakan sumber pemberitaan tersebut.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

X