Hari Ini Sidang Praperadilan Kivlan Zen

- Senin, 22 Juli 2019 | 12:49 WIB
Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen berjalan dengan kawalan petugas kepolisian seusai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (19/6/2019). Penyidik mengkonfrontir keterangan Kivlan Zen dengan dua tersangka lainnya yakni Iwan dan Tajudin terkait dugaan perencanaan pembunuhan terhadap empat pejabat negara dan satu pimpinan lembaga survei. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wpa.
Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal Kivlan Zen berjalan dengan kawalan petugas kepolisian seusai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (19/6/2019). Penyidik mengkonfrontir keterangan Kivlan Zen dengan dua tersangka lainnya yakni Iwan dan Tajudin terkait dugaan perencanaan pembunuhan terhadap empat pejabat negara dan satu pimpinan lembaga survei. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wpa.

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM-- Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menggelar sidang praperadilan tersangka kasus dugaan makar dan kepemilikan senjata api ilegal, Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen, Senin (22/7/2019) siang ini.

AYO BACA : Kivlan Zen Resmi Ditahan 20 Hari Karena Miliki Senjata Api Ilegal

Sidang tersebut sempat ditunda dari yang mulanya direncanakan pada Senin (8/7/2019) lalu, menjadi hari ini pukul 09.00 WIB. Namun, hingga pukul 12.15 WIB, masih belum ada tanda-tanda sidang akan segera dimulai.

AYO BACA : Penangguhan Penahanan Kivlan Zen Belum Dikabulkan, Ini Alasan Polisi

Berdasarkan agendanya, sidang akan dipimpin oleh hakim tunggal Achmad Guntur dan didampingi panitera pengganti Agustinus Endro.

Sebelumnya, Kivlan Zen mengajukan praperadilan untuk menggugat Polda Metro Jaya lantaran rasa keberatannya dengan status tersangka yang ia dapatkan atas kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal.

Adapun gugatan praperadilan yang dilayangkan Kivlan Zen diterima PN Jaksel dengan nomor register 75/Pid.Pra/2019/PN.JKT.SEL.

AYO BACA : Ini Tanggapan Polri soal Kivlan Zen Merasa Difitnah oleh Saksi

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

X