KAI Tutup Pelintasan Liar di Karawang Lokasi Kecelakaan Bus-Kereta Api

- Selasa, 27 Agustus 2019 | 08:51 WIB
Sejumlah petugas mengevakuasi bus yang tertabrak kereta api Argo Parahyangan KA-32 jurusan Gambir - Bandung di Warung Bambu, Karawang, Jawa Barat, Senin (26/08/2019). Kecelakaan tersebut terjadi akibat bus dengan nomor polisi T 7915 DC mogok di tengah perlintasan kereta api. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/wsj.
Sejumlah petugas mengevakuasi bus yang tertabrak kereta api Argo Parahyangan KA-32 jurusan Gambir - Bandung di Warung Bambu, Karawang, Jawa Barat, Senin (26/08/2019). Kecelakaan tersebut terjadi akibat bus dengan nomor polisi T 7915 DC mogok di tengah perlintasan kereta api. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/wsj.

KARAWANG, AYOSEMARANG.COM-- Pelintasan liar di Desa Warung Bambu, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, lokasi kecelakaan bus dan kereta api Argo Parahyangan kini ditutup secara permanen. 

Mnaajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, penutupan palang pintu pelintasan liar dilakukan sejak (26/8/2019) hingga Selasa (27/8/2019) dini hari. 

Alasan utama, keselamatan, kata Manajer Humas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa, dalam keterangan tertulis yang diterima di Karawang, Selasa (27/8/2019).

Ia menyesalkan musibah kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Parahyangan dengan bus Agra Mas nopol T-7915-DC di pelintasan sebidang liar, di petak jalan Karawang-Klari KM 67+2, Desa Warung Bambu, Karawang.

AYO BACA : Harapan Susy Susanti Soal Pemindahan Ibu Kota

Meski tidak ada korban jiwa, tapi sejumlah perjalanan KA jarak jauh dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen serta sebaliknya mengalami gangguan.

Ribuan pengguna jasa kereta api juga mengalami dampak keterlambatan perjalanan KA dari dan menuju wilayah Daop 1 Jakarta. Selain itu, kecelakaan tersebut juga menyebabkan rusaknya sarana dan prasarana jalur rel di lokasi kejadian.

Atas hal itulah pihak PT KAI Daop 1 Jakarta menutup pelintasan liar tersebut. Selama ini pelintasan liar itu dijaga oleh warga setempat dengan menggunakan palang pintu manual.

Eva menyampaikan, meskipun keberadaan pelintasan sebidang liar bukan tanggung jawab PT KAI, namun untuk keselamatan dan keamanan PT KAI Daop 1 Jakarta berinisiatif menutup pelintasan itu secara permanen.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Wawancara Kerja? Hindari Beberapa Hal Sepele Ini

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:19 WIB

RESMI! Harga Tes PCR di Jawa-Bali Jadi Rp275.000

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:07 WIB
X