Wakil Ketua KPK Beberkan Delapan Modus Korupsi Ala Mahasiswa

- Jumat, 30 Agustus 2019 | 20:39 WIB
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa Universitas Jember, Jumat (30/8) (Foto ANTARA/Humas Unej)
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang memberikan kuliah umum di hadapan mahasiswa Universitas Jember, Jumat (30/8) (Foto ANTARA/Humas Unej)

JEMBER, AYOSEMARANG.COM-- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang membeberkan modus korupsi yang terjadi di kalangan mahasiswa. Hal itu ia sampaikan saat kuliah umum bertema Integritas Pemuda Sebagai Pemimpin Pemberantasan Korupsi di Indonesia yang digelar di Gedung Soetardjo Kampus Universitas Jember, Jawa Timur, Jumat (30/8/2019).

Kami pernah melakukan survei ke kampus-kampus besar di tiga provinsi dan dari hasil penelitian KPK itu tercatat ada delapan modus yang mengarah pada tindakan korupsi di kalangan mahasiswa, katanya di Kabupaten Jember.

Menurutnya modus korupsi mahasiswa yang pertama yakni terlambat kuliah, titip presensi kepada teman, memberikan hadiah atau gratifikasi kepada dosen, mark up anggaran, mengajukan proposal palsu, penyalahgunaan dana beasiswa, plagiasi, serta mencontek.

AYO BACA : Korupsi Proyek Pulau Rupat, Mantan Sekda Dumai Dihukum 7 Tahun Kurungan

Saya meminta mahasiswa Unej tidak melakukan korupsi tersebut dan edukasi pencegahan korupsi harus dilakukan sejak dini, sehingga mahasiswa bisa menjadi bagian dari pencegahan korupsi dengan membentuk lembaga pemantau korupsi, tuturnya.

Ia menjelaskan memberantas korupsi di Indonesia adalah tugas yang sangat berat, sehingga KPK memutuskan bekerjasama dan berkolaborasi dengan semua pihak, termasuk perguruan tinggi.

Khusus di lingkungan perguruan tinggi, lanjut dia, ada tiga tahapan strategi pencegahan korupsi yakni dengan membangun kesadaran bagi mahasiswa baru, meningkatkan pemahaman bagi mahasiswa dengan cara memasukkan pendidikan antikorupsi dalam mata kuliah yang sudah ada atau menjadi mata kuliah pilihan.

AYO BACA : KPK Tetapkan Tersangka Korupsi yang Libatkan Dua BUMN

Kemudian ketiga yakni memberikan motivasi dan bekal bagaimana mencegah korupsi bagi mahasiswa yang akan lulus, ujarnya.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Panglima Kostrad Ungkap Alasan Hilangnya Diorama G30S PKI

Selasa, 28 September 2021 | 15:19 WIB
X