Polres Cirebon Bekuk Preman Bertato Penusuk Santri Ponpes

- Minggu, 8 September 2019 | 21:15 WIB
Wakapolresta Cirebon Kompol Marwan Fajrin saat menanyai pelaku penusukan santri. (ANTARA/Khaerul Izan)
Wakapolresta Cirebon Kompol Marwan Fajrin saat menanyai pelaku penusukan santri. (ANTARA/Khaerul Izan)

CIREBON, AYOSEMARANG.COM -- Dua preman pelaku penusuk santri ponpes hingga meninggal dunia, berhasil dibekuk Satreskrim Polresta Cirebon. Bahkan dalam sehari tersangka melakukan dua kasus kejahatan dengan modus serupa.

"Dalam sehari itu, tersangka melakukan dua aksi kejahatan yaitu penusukan dan juga perampasan barang milik orang lain," kata Wakapolresta Cirebon Kompol Marwan Fajrian di Cirebon, Minggu (8/9/2019). 

Setelah dilakukan penyelidikan ternyata modus yang digunakan tersangka YS dan RM itu sama, yaitu menuduh orang menganiaya temannya, begitu juga saat menusuk seorang santri.

AYO BACA : Polisi Buru Preman Bertato Terduga Pembunuh Santri

Marwan menjelaskan pada Jumat (6/9/2019) sekitar jam 20.30 WIB, tersangka menusuk seorang santri yang sedang berada di trotoar jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon.

Di mana awalnya tersangka menghampiri dua orang santri yang sedang menunggu kedatangan orang tuanya. Tersangka kemudian menanyakan bahwa keduanya telah menganiaya temannya dan bermaksud merampas telepon genggam korban.

"Namun korban tidak mau menyerahkan telepon genggamnya, sehingga ditusuk dan meninggal dunia," tuturnya.

AYO BACA : Diduga Korban Pemerkosaan, Gadis Badui Ditemukan Meninggal

Setelah melakukan penusukan, kemudian pada sekitar jam 21.00 WIB kedua pelaku menghampiri dua orang yang sedang berjalan di jalan Kesambi, Kota Cirebon, dan mengatakan hal yang senada yaitu "kamu yang mukulin teman saya".

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Panglima Kostrad Ungkap Alasan Hilangnya Diorama G30S PKI

Selasa, 28 September 2021 | 15:19 WIB
X