Sekjen DPP PDIP Tanggapi Serangan terhadap Pribadi Presiden

- Senin, 16 September 2019 | 09:47 WIB
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan penjelasan kepada media sepuyar Kongres V PDI Perjuangan di Bali, Rabu (7/8/2019). Melalui kongres yang akan diselenggarakan 8-10 Agustus 2019 tersebut, PDI Perjuangan ingin menjadi sebuah partai pelopor yang modern. ANTARA News/Rangga Pandu Asmara Jingga/pri
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberikan penjelasan kepada media sepuyar Kongres V PDI Perjuangan di Bali, Rabu (7/8/2019). Melalui kongres yang akan diselenggarakan 8-10 Agustus 2019 tersebut, PDI Perjuangan ingin menjadi sebuah partai pelopor yang modern. ANTARA News/Rangga Pandu Asmara Jingga/pri

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM-- Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menanggapi serangan yang menyasar pribadi Presiden Joko Widodo terkait polemik pro-kontra pimpinan dan revisi UU KPK. Ia menyatakan tidak bisa tinggal diam.

Kami mengkritik keras pihak yang menggunakan hal (penghinaan) tersebut sebagai upaya mendiskreditkan Presiden, kata Hasto Kristiyanto di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Hasto Kristiyanto yang menyatakan sebelumnya menahan diri, akhirnya berbicara soal polemik KPK, karena sudah ada pihak-pihak tertentu yang menyerang pribadi Presiden Jokowi.

AYO BACA : Rapat Paripurna DPR RI Setujui Pimpinan KPK Terpilih

Saya mendapat informasi soal adanya media massa tertentu yang secara kurang etis menampilkan karikatur bergambar Jokowi dan pinokio. Dari aspek etika, hal ini tidak memenuhi ketentuan sopan-santun, kata Hasto.

Bagi PDI Perjuangan, menurut dia, Presiden Joko Widodo telah bertindak tepat, termasuk soal revisi UU KPK yang sebagian aturannya sudah tidak relevan.

Hasto menambahkan, dari informasi yang dihimpunnya, Presiden Joko Widodo telah melakukan dialog dengan KPK secara intensif, tetapi pada saat bersamaan juga diharapkan adanya kepastian hukum agar kekuasaan KPK yang superbody itu memiliki mekanisme check and balance.

AYO BACA : Penyidikan Kasus KTP-el, KPK Periksa Istri Setya Novanto

Dengan dilakukannya revisi UU KPK, menurut dia, maka pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK ke depan akan lebih progresif tetapi disertai komitmen yang tinggi dari seluruh aparat penegak hukum untuk tidak melanggar hukum.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Rekomendasi 4 Anime Action Series di Netflix

Selasa, 19 Oktober 2021 | 19:15 WIB
X