Penyebab Kecelakaan Pesawat Twin Otter Belum Terungkap

- Senin, 23 September 2019 | 08:36 WIB
Komandan Pangkalan TNI AU Yohanes Kapiyau Timika Letkol Penerbang Sugeng Sugiharto (kanan) menunjukkan lokasi penemuan serpihan yang diduga pesawat Twin Otter DHC6-400 bernomor registrasi PK CDC milik PT Carpediem yang hilang kontak di Papua saat memberikan keterangan di Mimika, Papua, Minggu (22/9/2019). Serpihan diduga pesawat yang hilang kontak pada (18/9/2019) tersebut ditemukan di kawasan tebing pegunungan sekitar 10 kilometer dari Kampung Mamontoga, Distrik Hoeya, Kabupaten Mimika, Papua. ANTARA FOTO/
Komandan Pangkalan TNI AU Yohanes Kapiyau Timika Letkol Penerbang Sugeng Sugiharto (kanan) menunjukkan lokasi penemuan serpihan yang diduga pesawat Twin Otter DHC6-400 bernomor registrasi PK CDC milik PT Carpediem yang hilang kontak di Papua saat memberikan keterangan di Mimika, Papua, Minggu (22/9/2019). Serpihan diduga pesawat yang hilang kontak pada (18/9/2019) tersebut ditemukan di kawasan tebing pegunungan sekitar 10 kilometer dari Kampung Mamontoga, Distrik Hoeya, Kabupaten Mimika, Papua. ANTARA FOTO/

TIMIKA, AYOSEMARANG.COM-- Faktor penyebab kecelakaan pesawat Twin Otter DHC6 PK-CDC milik PT Carpediem di lereng pegunungan Distrik Hoeya, Kabupaten Mimika, Papua pada Rabu (18/9/2019) belum bisa dipastikan. Investigator Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) Chaerudin masih menunggu data yang masuk. 

Kalau sudah ada, mungkin saya bisa memberikan penjelasan, kata Chaerudin di Timika, Senin (23/9/2019).

AYO BACA : Pesawat Twin Otter DHC6 Diketahui Angkut Beras 1.700 Kg ke Ilaga

Sementara itu aktivitas di posko utama operasi SAR Bandara Mozes Kilangin Timika sejak Senin pagi terlihat meningkat untuk mendukung rencana evakuasi para korban pesawat Twin Otter PK-CDC dari lokasi kecelakaan pesawat tersebut ke Timika.

Empat personel Basarnas Timika telah diberangkatkan ke lokasi jatuhnya pesawat Twin Otter PK-CDC itu dengan membawa perlengkapan mountaineering.

AYO BACA : TNI AU Bantu Cari Pesawat Twin Otter yang Hilang

Mereka diterbangkan ke Ilaga, Kabupaten Puncak, menggunakan pesawat Twin Otter PK-CDJ PT Carpediem dan selanjutnya
\nberpindah armada menggunakan helikopter L SA 315 PK-IWB milik PT Intan Angkasa menuju posko evakuasi korban kecelakaan pesawat Twin Otter PK CDC di Kampung Mamontoga, Distrik Hoeya.

Sebelum diberangkatkan, tim evakuasi menerima briefing oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika Monce Brury dan Komandan Lanud Yohanes Kapiyau Timika Letkol Penerbang Sugeng Sugiharto.

Posko utama SAR di Bandara Mozes Kilangin Timika pada Minggu (22/9/2019) mengonfirmasikan telah menemukan benda-benda yang diduga serpihan pesawat Twin Otter PK-CDC tersebut di lereng pegunungan Distrik Hoeya, Kabupaten Mimika pada ketinggian 13.453 kaki atau sekitar 3.900 meter di atas permukaan laut.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Mau Ikut Program Sertifikasi Halal? Berikut Syaratnya

Rabu, 15 September 2021 | 20:08 WIB

BOCORAN Materi TWK SKD CPNS 2021, Peserta Harus Pahami

Rabu, 15 September 2021 | 16:15 WIB
X