Jadi Oposisi atau Koalisi, Gerindra Siap

- Senin, 14 Oktober 2019 | 11:05 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) berjalan bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) usai melakukan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Pertemuan itu membahas berbagai gagasan untuk kemajuan bangsa seperti pemindahan ibu kota, isu-isu ekonomi hingga pertahanan negara. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.
Presiden Joko Widodo (kanan) berjalan bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) usai melakukan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/10/2019). Pertemuan itu membahas berbagai gagasan untuk kemajuan bangsa seperti pemindahan ibu kota, isu-isu ekonomi hingga pertahanan negara. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM-- Partai Gerindra menyatakan siap menjadi oposisi atau koalisi pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo-Ma’ruf Amin lima tahun mendatang. Pernyataan itu disampaikan juru bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Pak Prabowo dari awal mengatakan kami siap jadi oposisi atau bahasa kami mitra kritis, atau kami siap jadi mitra pemerintah,” kata Dahnil ditemui di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (14/10/2019).

AYO BACA : Begal Marak Lagi di Gunungpati, Warga: Seperti Teror

Dahniel menyampaikan, sampai saat ini, Prabowo belum menentukan sikap apakah akan menjadi koalisi atau oposisi untuk periode hingga lima tahun ke depan.

Keputusan tersebut, lanjut Dahniel, tergantung pada kebutuhan Presiden terpilih Jokowi, mengingat Prabowo telah menyampaikan buah pikirannya dalam konsep ‘dorongan besar.

AYO BACA : Industri Daur Ulang Indonesia Masih Impor Sampah Plastik dan Kertas

“Jadi, sampai detik ini Pak Jokowi dan pihak Pak Jokowi belum bilang mau memberikan sekian banyak menteri ke Pak Prabowo dan Gerindra, itu belum ada,” tukas Dahnil.

Menurut Dahniel, Prabowo akan mengumpulkan kader Gerindra dari seluruh Indonesia dalam rapat kerja nasional (rakernas) yang akan digelar di Hambalang pada 15-16 Oktober 2019 untuk meminta masukan untuk mengambil keputusan tersebut.

“Pak Prabowo ingin mendengar masukan dari para kader, apakah kita lebih baik di dalam atau di luar,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

COBA PERLAHAN, Ini Kode Redeem FF Rabu 27 Oktober 2021

Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:19 WIB

Awas, 7 Jajanan Ini Bisa Bikin Generasi 90an Nostalgia

Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:55 WIB

Berikut Tim yang akan Berlaga di M3 World Championship

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:20 WIB

7 Penentu Kelolosan Kartu Prakerja Gelombang 22

Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:04 WIB

Tips Aman dan Nyaman Berkendara saat Musim Hujan

Senin, 25 Oktober 2021 | 16:57 WIB

Cuci Motor Jangan Sembarangan, Berikut Tipsnya

Senin, 25 Oktober 2021 | 16:13 WIB
X