Menlu: Kunjungan Jokowi ke Afghanistan Komitmen RI untuk Perdamaian

- Senin, 14 Oktober 2019 | 13:34 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjawab pertanyaan dalam sesi wawancara khusus dengan Kantor Berita Antara di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (14/10/2019). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjawab pertanyaan dalam sesi wawancara khusus dengan Kantor Berita Antara di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (14/10/2019). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM-- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Afghanistan pada Januari 2018 disebut sebagai komitmen nyata Indonesia untuk memajukan perdamaian.

Presiden Jokowi mengunjungi Kabul hanya beberapa hari setelah Ibu Kota Afghanistan itu diguncang bom mobil dengan menggunakan ambulans sehingga menewaskan lebih dari seratus orang. Hanya beberapa jam sebelum Presiden Jokowi tiba di Kabul, serangkaian ledakan kembali terjadi di kota itu.

AYO BACA : Emak-emak Galang Dana untuk Korban Demo

Merespons situasi keamanan di Afghanistan yang penuh risiko, menurut Menlu Retno, Presiden Jokowi tetap tenang kemudian dan menyatakan akan terus melanjutkan agenda kunjungannya.

“Komitmen beliau (Presiden Jokowi) untuk melakukan sesuatu tidak pernah separuh-separuh,” kata Menlu Retno dalam sesi wawancara khusus di Kemlu, Jakarta, Senin (14/10/2019).

AYO BACA : Polisi Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Istana Negara

Bahkan, Presiden Jokowi --yang kedatangannya di Kabul disambut guyuran hujan salju dalam suhu udara hampir 1 derajat Celcius itu-- menolak menggunakan rompi anti peluru yang disiapkan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) untuk keamanan dirinya.

Tekad dan komitmen Presiden Jokowi itulah yang disebut Menlu Retno telah meninggalkan kesan berarti bagi pemerintah Afghanistan, yang dipimpin Presiden Ashraf Ghani.

“Karena mereka melihat bahwa di tengah situasi sulit dan ancaman keamanan yang berat, Presiden RI tetap memutuskan untuk berkunjung, memberikan dukungan, dan berkomitmen untuk berkontribusi bagi perdamaian di Afghanistan,” tutur Menlu.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

X