Kemenristekdikti Nomor Lima Kementerian dengan Realisasi Anggaran Tertinggi

- Selasa, 15 Oktober 2019 | 11:38 WIB
Dokumentasi - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (26/9/2019). ANTARA FOTO/Bayu Prasetyo/pri.
Dokumentasi - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (26/9/2019). ANTARA FOTO/Bayu Prasetyo/pri.

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM-- Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) berada di urutan kelima kementerian dengan realisasi anggaran paling tinggi per Oktober 2019. Sementara itu Kementerian Agama di urutan keempat, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di urutan ketiga, Kementerian Kesehatan di urutan kedua, dan Kementerian Sosial di urutan pertama.

Kalau kita lihat dari kementerian dan lembaga, Kemenristekdikti ini berada di urutan tujuh, tetapi kalau hanya di kementerian, kita di nomor lima, kata Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Selasa (15/10/2019).

AYO BACA : Wapres Wang Wakili Presiden Xi Jinping Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma\'ruf

Hal yang cukup menarik. Selama ini, dalam sejarah Kemenristekdikti, dalam realiasi anggaran melebihi Kementerian Keuangan baru selama ini. Selama ini Kementerian Keuangan di atas, ia menambahkan.

Dia menjelaskan, realisasi anggaran kementeriannya pada pekan kedua Oktober 2019 sudah mencapai 65,51 persen.

AYO BACA : Topan Hagibis di Jepang Tewaskan 58 Orang

Ini cukup besar. Apabila kita bandingkan pada tahun 2018, di mana di minggu ketiga bulan Oktober itu serapannya adalah 62,34 persen, katanya.

Nasir mendorong rektor maupun direktur perguruan tinggi negeri serta kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi untuk mengoptimalkan realisasi penggunaan anggaran pada tiga bulan terakhir 2019.

Para rektor perlu mengevaluasi anggaran. Mohon maaf, biasanya anggaran yang disusun universitas tidak pernah diperhatikan secara detail pada tingkat lebih rendah. Biasanya di tingkat rektorat hanya terjadi kompilasi, hanya mengumpulkan dari unit terkecil, katanya.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

X