Sembilan WNI yang Ditahan Malaysia Kembali ke Tanah Air

- Selasa, 15 Oktober 2019 | 12:00 WIB
Suasana haru pertemuan sembilan WNI bersama keluarganya setelah berhasil dipulangkankan TNI dan pihak terkait lainya ke Indonesia dari Malaysia. (Istimewa)
Suasana haru pertemuan sembilan WNI bersama keluarganya setelah berhasil dipulangkankan TNI dan pihak terkait lainya ke Indonesia dari Malaysia. (Istimewa)

PONTIANAK, AYOSEMARANG.COM-- Kepala Penerangan Kodam XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe mengatakan, TNI dan instansi terkait memulangkan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan oleh pihak Tentara Diraja Malaysia (TDM) di Tebedu, Malaysia.

Mereka berasal dari Dusun Panga, Desa Semanget, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

AYO BACA : Polisi: YF Merupakan Amir JAD Cirebon

Pemulangan kesembilan WNI tersebut merupakan hasil koordinasi Pangdam XII/Tpr dengan Panglima 1 Divisyen TDM, sehingga, Senin (14/10) pukul 16.42 WIB sore kemarin kesembilan warga tersebut sudah tiba dan kembali di PLBN Entikong, katanya.

Ia menambahkan, koordinasi tidak menemukan hambatan dikarenakan memang sudah terjalin kerja sama antara TNI dengan TDM terkait penyelesaian di wilayah perbatasan kedua belah pihak. Pemulangan sembilan warga Dusun Panga dari Malaysia itu didampingi oleh pihak Konjen RI, Ka ILO TNI dan pihak Imigrasi Malaysia.

AYO BACA : Menteri dari Profesional akan Lebih Loyal

Kesembilan warga kita itu diserahterimakan secara resmi di PLBN Entikong oleh pihak Imigrasi Malaysia kepada pihak Imigrasi Indonesia, ujarnya.

Penyerahan itu dihadiri oleh Dankolakopsrem 121/Abw Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, Wakil Bupati Sanggau, Kasiintel Kolakopsrem 121/Abw, Dansatgas Pamtas Yonmek 643/Wns, Kapolres Sanggau, Kepala Imigrasi Entikong, serta Muspika Kecamatan Entikong.

Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Tim Kesehatan dari Karantina Entikong, Satgas Pamtas Yonmek 643/Wns dan Puskesmas Entikong, sembilan warga kita dalam keadaan sehat, tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan, hanya satu orang mengalami sakit asam urat yang sudah diderita sejak sebelum kejadian penangkapan, jelasnya.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Wawancara Kerja? Hindari Beberapa Hal Sepele Ini

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:19 WIB

RESMI! Harga Tes PCR di Jawa-Bali Jadi Rp275.000

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:07 WIB
X