Djeni Dikenal Polisi sebagai Penipu yang Licin

- Selasa, 15 Oktober 2019 | 13:12 WIB
Ibu rumah tangga penipu 62 mobil rental dalam dua bulan, Djeni Herilewie, saat memberi dimintai keterangan di Mapolrestro Jakarta Timur, Kamis (10/10/2019). (ANTARA/HO-Polrestro Jaktim)
Ibu rumah tangga penipu 62 mobil rental dalam dua bulan, Djeni Herilewie, saat memberi dimintai keterangan di Mapolrestro Jakarta Timur, Kamis (10/10/2019). (ANTARA/HO-Polrestro Jaktim)

AYO BACA : Persiapan Pilkada 2020, NPHD Kabupaten Demak Masih Proses Penyelesaian

AYO BACA : Wali Kota Berikan Penghargaan Kepada 15 Tokoh

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM--Djeni Herilewie (39), dikenal polisi sebagai penipu yang 'licin'. Ibu rumah tangga tersbut menggelapkan 62 unit mobil dalam waktu dua bulan. 
\n 
\nOrang ini licin juga, sebelum akhirnya bisa kita tangkap di Cipinang pada akhir September 2019, kata Kepala Unit 3 Ranmor Satreksrim Polrestro Jaktim, Iptu Wahyudi, di Jakarta, Selasa (15/10/2019).
\n 
\nDjeni tercatat di kepolisian telah melakukan penipuan terhadap puluhan korban di wilayah Jakarta, Bandung, Depok, Cileungsi dan sekitarnya dengan berkedok panitia penyelenggara acara (EO).
\n 
\nKasus terakhir yang berhasil dibongkar jajaran Satreskrim Polrestro Jakarta Timur adalah penggelapan terhadap 62 unit mobil dari puluhan pengusaha rental dalam kurun Agustus-September 2019.
\n 
\nTotal Rp2,5 miliar keuntungan yang didapat Djeni dari penggelapan mobil rental. Itu yang tercatat di polisi, katanya.
\n 
\nModus yang dilakukan pelaku adalah gadai mobil rental dengan kisaran harga Rp30 juta hingga Rp40 juta per unit selama sepekan dari korbannya.
\n 
\nAlasan yang dilontarkan pelaku kepada korban di antaranya kebutuhan dana untuk berobat keluarga sakit hingga buat bikin acara, tergantung karakteristik korbannya.
\n 
\nSementara mobil yang dia gadaikan disewa dengan harga Rp700 ribu per hari. Kalau sewa sepekan rata-rata Rp2,1 juta. Pemilik rental percaya karena dia pandai berbicara, kata Wahyudi.
\n 
\nSetiap kali berhasil menipu korban dengan memyerahkan mobil berikut STNK, kata Wahyudi, Djeni selalu berpindah tempat untuk mengelabui korban dan polisi.
\n 
\nHingga akhirnya polisi menyusun skema penangkapan dengan cara melibatkan salah satu pemilik rental yang menjadi korban untuk menjebak pelaku.
\n 
\nPolisi berperan sebagai perental. Kita sampaikan kepada Djeni, kalau mau tambah unit lagi ada nih. Dia sempat tahu mau ditangkap, dia pindah-pindah terus. Pelaku ditangkap pada tempat yang kita tentukan di kawasan Cipinang, katanya.
\n 
\nAtas perbuatannya, Djeni dijerat Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dengan ancaman hukuman penjara maksimal empat tahun.

AYO BACA : Pakar Sarankan Pemerintah Perkuat Keamanan Siber Terkait Tol Langit

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Survei: 70 Persen Masyarakat Merasa Tidak Butuh Vaksin

Jumat, 17 September 2021 | 07:41 WIB

Jokowi: Covid-19 Tak Turun, Ekonomi Tak Naik

Jumat, 17 September 2021 | 06:41 WIB
X