Survei Sebut Masyarakat Antusias Pelantikan Presiden

- Kamis, 17 Oktober 2019 | 15:05 WIB
Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Jawa Barat melakukan aksi damai di halaman Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Kamis (17/10/2019). Dalam aksinya mereka mendukung keamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada Minggu, 20 Oktober mendatang serta mengecam penyebaran kabar bohong yang sering beredar menjelang acara tersebut. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj.
Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Jawa Barat melakukan aksi damai di halaman Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Kamis (17/10/2019). Dalam aksinya mereka mendukung keamanan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada Minggu, 20 Oktober mendatang serta mengecam penyebaran kabar bohong yang sering beredar menjelang acara tersebut. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj.

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM-- Masyarakat antusias dalam pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Ma'ruf Amin yang dilaksanakan di Gedung MPR/DPR Jakarta pada 20 Oktober 2019. hal itu sebagaimana hasil survei Parameter Politik Indonesia.

Publik antusias menyambut pelantikan Jokowi dengan penuh riang gembira. Persentase kegembiraan itu mencapai 74,6 persen, kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno saat merilis hasil survei Evaluasi Kinerja Jokowi dan Harapan Publik di Periode Kedua, di Kantor Parameter Politik Indonesia, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (17/10/2019).

AYO BACA : Ancaman Pembunuhan terhadap Wiranto Jadi Nyata

Antusiasme masyarakat hadir karena berbagai macam alasan, di antaranya mayoritas publik merasa pemilu sudah usai, pemilu bukan ajang perang ideologi, dan hidup harus kembali normal.

Masyarakat menganggap pemilu sudah usai, jadi hidup harus kembali normal, kata Adi.

AYO BACA : Begini Kondisi Terakhir Wiranto

Saat ini publik berharap Jokowi bisa mewujudkan semua janji Nawacita jilid keduanya dengan maksimal.

Parameter Politik Indonesia melakukan survei nasional dengan wawancara tatap muka (face to face interview) pada 5 hingga 12 Oktober 2019 dengan sampel 1.000 responden yang dipilih secara acak di 34 provinsi melalui metode stratified multistage random sampling dengan margin of error 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei dilakukan dalam upaya menjaring aspirasi publik, terutama menyangkut evaluasi dan harapan publik terhadap Jokowi yang akan dilantik sebagai presiden.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

X