Tak Beri Uang ke Hasto, Anggota DPRD Ini Ngaku Dipecat dari PDIP

- Senin, 10 Februari 2020 | 21:42 WIB
Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto . ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nz.
Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto . ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nz.

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Anggota DPRD Kabupaten Kampar terpilih dari PDI Perjuangan, Morlan Simanjuntak, mengadu atas dugaan fitnah yang dilakukan oleh petinggi partai yang dinaunginya tersebut. 

Melalui kuasa hukum yang ditunjuk, yakni Kamarudin Simanjuntak, melaporkan hal tersebut ke Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020). Kamarudin mengatakan, kliennya dipecat dari PDIP lantaran difitnah telah melakukan pidana Pemilu berupa politik uang.

Dugaan fitnah yang dilakukan petinggi PDIP itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 22/KPTS/DPP/XII/2019. Dalam surat yang ditandangani oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP Hasto Kristyanto, Kamarudin menjelaskan bahwa kliennya dipecat dengan alasan telah ditetapkan sebagai narapidana pemilu berupa politik uang atau pemalsuan dokumen.

"Surat pemecatan itu isinya palsu di butir lima yang menyatakan klien saya dipecat dengan alasan karena dia melakukan tindak pidana pemilu dan politik uang," kata Kamarudin di Bareskrim Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).

AYO BACA : Disebut Bersembunyi di PTIK, Ini Pengakuan Hasto Kristiyanto

Menurut Kamarudin, fitnah terhadap kliennya itu sejatinya telah terbantahkan dengan adanya surat dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kempar. Dalam surat dari Bawaslu Kabupeten Kempar tertanggal 29 Januari 2020, Nomor 001/RI/NIK.04/HK.01.00/I/2020, Kamaruddin mengklaim bahwa kliennya dinyatakan tidak pernah melakukan tindak pidana Pemilu atau politik uang sebgaimana yang difitnahkan.

Berkenaan dengan itu, Kamarudin lantas menuturkan pemecatan terhadap kliennya dengan fitnah telah melakukan politik uang itu awalnya bermula lantaran Morlan selaku DPRD Kabupaten Kempar tidak bisa memenuhi permintaan sejumlah uang dari Hasto.

Ia kemudian menyebut Hasto sempat meminta sejumlah uang kepada kliennya itu melalui anak buahnya.

"Sama Hasto Kristiyanto melalui anak buahnya, yang sudah salah satu ditangkap oleh KPK," katanya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Dilamar Gangga Kusuma, Ini Deretan Mantan Pacar Awkarin

Selasa, 30 November 2021 | 18:19 WIB

Mengejutkan, Lesti Kejora Izinkan Rizky Billar Poligami

Selasa, 30 November 2021 | 15:38 WIB

18.572 Jemaah Umrah Asal Indonesia Siap Diberangkatkan

Selasa, 30 November 2021 | 13:36 WIB

Awkarin Dilamar Gangga Kusuma, Netizen Ribut Soal Agama

Selasa, 30 November 2021 | 13:27 WIB
X