Buruh Perempuan Pabrik Es Krim Aice Susah Dapatkan Hak Cuti Haid, Ini Kisahnya

- Jumat, 28 Februari 2020 | 18:30 WIB
Aksi mogok kerja ratusan buruh Aice di depan pabrik Aice, Bekasi, Jawa Barat (ist)
Aksi mogok kerja ratusan buruh Aice di depan pabrik Aice, Bekasi, Jawa Barat (ist)

AYOSEMARANG.COM-- Ratusan buruh PT Alpen Food Industry (AFI) atau pabrik es krim Aice terus menggelar aksi mogok. Aksi itu sebagai bentuk solidaritas terhadap pekerja perempuan. Aksi Komite Solidaritas Perjuangan untuk Buruh (KSBP) Aice di depan dipicu peristiwa keguguran yang menimpa buruh perempuan.

Meski begitu, masih ada kisah eksploitasi lainnya yang dialami buruh wanita. Seperti diungkapkan seorang buruh PT AFI, Elitha Tri Novianty (25). Kepada Kontributor Suara.com, Elitha mengaku harus menjalani operasi kuret, untuk mengeluarkan jaringan dari dalam rahim, di Rumah Sakit Hermina Grand Wisata di Kabupaten Bekasi.

Faktor tersebut, dikatakan Erlitha, lantaran tak mendapat cuti haid dari perusahaan yang terletak di Kawasan Industri MM2100. Padahal, Erlitha mengaku sudah meminta surat cuti kepada HRD PT AFI. Akibatnya, Erlitha mengalami pendarahan hebat saat bekerja.

“Sekarang ini saya sedang istirahat di rumah, hari Senin (pekan depan) saya baru masuk. Saya pulang kampung ke Subang,” kata Erlitha sebagaimana dikutip Suara.com, Jumat (28/2/2020).

Erlitha bercerita, saat itu telah melayangkan surat cuti kepada pihak perusahaan. Kemudian perusahaan mewajibkan Erlita untuk meberikan Surat Keterangan Dokter (SKD) dari Faskes I atau klinik dan rumah sakit dalam naungan perusahaan.

AYO BACA : Pria Ini AniayaTetangga Gara-gara Jengkel Istri Tak di Rumah Sepulang Kerja

Namun, ketika diminta Faskes I tak memberikan SKD kepada Erlitha. Pada 6 Januari 2020 lalu. Erlitha sedang haid hari pertama pada awal bulan. Erlitha terpaksa tetap bekerja lantaran gajinya terancam dipotong apabila absen.

“SKD saya tidak dapat, kalau enggak masuk tanpa SKD itu gaji saya dipotong, makanya saya tidak mempedulikan kesehatan dan maksa masuk kerja, pendarahan sangat banyak dan sakitnya luar biasa. Di tempat kerja saya mengalami pendarahan hebat bahkan sampai tembus ke seragam kerja,” jelas Erlitha.

Sebenarnya, Erlitha memang mengidap penyakit Endometriosis atau penebalan pada dinding rahim. Gejala penyakit itu adalah pendarahan yang begitu hebat, dan akan merasakan sakit yang luar biasa.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Wawancara Kerja? Hindari Beberapa Hal Sepele Ini

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:19 WIB

RESMI! Harga Tes PCR di Jawa-Bali Jadi Rp275.000

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:07 WIB
X