Kenapa Masker Scuba Dilarang Digunakan? Ini Penjelasan Satgas Covid-19

- Jumat, 18 September 2020 | 11:13 WIB
Ilustrasi Masker Scuba (Istimewa)
Ilustrasi Masker Scuba (Istimewa)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Protokol kesehatan Covid-19 mewajibkan masyarakat saat melakukan kegiatan di luar rumah mengenakan masker atau penutup mulut dan hidung. Hal itu bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan virus Korona. 

Namun, ternyata masker scuba dan buff yang sering dipakai masyarakat tidak efektif mencegah penularan virus asal Wuhan tersebut. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan, masker kain yang bagus adalah masker berbahan katun dan 3 lapis.
 
Hal ini dikarenakan masker berbahan kain 3 lapis memiliki kemampuan filterasi atau penyaringan partikel virus yang lebih baik, dibanding masker scuba ataupun buff.

AYO BACA : Bahayakah Pakai Masker saat Olahraga? Begini Penjelasan Ahli

"Mengapa hal itu penting karena kemampuan filtrasi atau penyaringan partikel virus itu akan lebih baik dengan jumlah lapisan yang lebih banyak dalam hal ini tiga lapisan berbahan katun," ujar Wiku dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Wiku menuturkan, masker scuba atau buff yang berbahan tipis tidak bisa menyaring partikel virus.
 
"Masker scuba atau buff hanya satu lapis saja dan terlalu tipis sehingga kemungkinan untuk tembus tidak bisa menyaring lebih besar," kata dia.

Karena itu pemerintah tidak menyarankan penggunaan masker scuba atupun buff di tempat-tempat umum di masa pandemi.

AYO BACA : Tak hanya Guru, Semua Pegawai Honorer Pusat Sampai Daerah Dapat Subsidi Gaji

Wiku meminta masyarakat menggunakan masker yang baik dan berkualitas untuk melindungi area hidung, mulut dan dagu dari penularan virus Korona.
 
"Maka dari itu disarankan untuk menggunakan masker yang berkualitas untuk bisa menjaga," katanya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Wawancara Kerja? Hindari Beberapa Hal Sepele Ini

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:19 WIB

RESMI! Harga Tes PCR di Jawa-Bali Jadi Rp275.000

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:07 WIB
X