Demo UU Cipta Kerja: 5.918 Diamankan, 240 Proses Pidana, 87 Ditahan

- Sabtu, 10 Oktober 2020 | 17:51 WIB
lustrasi, sejumlah massa saling lempar batu dengan petugas saat demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (8/10/2020). (Irfan Al-Faritsi)
lustrasi, sejumlah massa saling lempar batu dengan petugas saat demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (8/10/2020). (Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Mabes Polri mengklaim sebanyak 5.918 orang diamankan dalam aksi menolak pengesahan Undang Undang (UU) Cipta Kerja yang berujung ricuh pada, Kamis (8/10/2020).

Polri menyebut ribuan orang itu diamankan lantaran dianggap melakukan kericuhan saat melakukan aksi.

"Dalam aksi berujung anarkis, Polri menangkap 5.918 orang," ucap Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangan, Sabtu (10/10/2020).

AYO BACA : 4 Orang Jadi Tersangka Aksi Anarkis Tolak UU Cipta Kerja di Semarang

Menurut Argo dari ribuan orang diamankan, sebanyak 240 orang dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan untuk diproses pidana.

“Sementara 153 orang masih dalam proses pemeriksaan, 87 orang sudah dilakukan penahanan,” beber Argo.

Argo menekankan proses hukum yang dilakukan sebagai bentuk upaya Polri menjaga wibawa negara, sekaligus memelihara ketertiban dan keamanan masyarakat.

AYO BACA : 4 Pedagang Positif, Pasar Boja Ditutup

"Negara tidak boleh kalah oleh premanisme dan intoleran," tuturnya.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

KPK Ungkap Kronologi Alur Kasus Suap Azis Syamsuddin

Sabtu, 25 September 2021 | 11:17 WIB

KPK Resmi Tetapkan Azis Syamsuddin Tersangka Kasus Suap

Sabtu, 25 September 2021 | 07:19 WIB

Alhamdulillah, Kondisi Tukul Arwana Berangsur Membaik

Jumat, 24 September 2021 | 18:37 WIB
X