Polisi Amankan Pencuri Motor di Kontrakan Wirogunan

- Jumat, 11 Desember 2020 | 17:50 WIB
Kasatreskrim Polresta Yogyakarta AKP Riko Sanjaya menunjukkan barang bukti kasus pencurian sepeda motor di rumah kontrakan wilayah Mergangsan, di Mapolresta Yogyakarta, Jumat (11/12/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Kasatreskrim Polresta Yogyakarta AKP Riko Sanjaya menunjukkan barang bukti kasus pencurian sepeda motor di rumah kontrakan wilayah Mergangsan, di Mapolresta Yogyakarta, Jumat (11/12/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

YOGYAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Polisi mengamankan seorang pelaku pencurian sepeda motor di rumah kontrakan di daerah Wirogunan, Mergangsan, Yogyakarta. Pelaku diketahui berinisial JF (44), warga Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta AKP Riko Sanjaya mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari korban bernama Nurul Kharista, warga Batangan, Pati, Jawa Tengah yang kebetulan tinggal di sebuah kontrakan di daerah Mergangsan tersebut. Dilaporkan bahwa korban telah kehilangan sepeda motor miliknya pada tanggal 21 Oktober 2020 lalu.

Dijelaskan Riko, kronologi kejadian berawal saat pelaku mulai memantau atau mempelajari keadaan sekitar tempat targetnya terlebih dahulu. Saat dirasa keadaan sudah cukup sepi pelaku mulai melangsungkan aksinya menggasak sepeda motor yang ada.

Sasaran pelaku memang rumah kontrakan atau kost, kata Riko kepada awak media, Jumat (11/12/2020).

AYO BACA : Kota Tegal Tanpa Kabel, Sinergitas Percantik Wajah Kota Bersama Asosiasi Telekomunikasi

Riko melanjutkan, setelah berhasil menggondol salah satu motor yang ada di sebuah kontrakan tersebut, pelaku langsung kabur. Dalam perjalannnya dengan motor hasil curiannya itu, pelaku berinisiatif untuk mengganti nomor polisi yang terpasang.

Hal itu bertujuan agar motor hasil curian tersebut tidak dikenali oleh orang-orang. Sebab motor tersebut digunakan sendiri oleh pelaku untuk berkegiatan sehari-hari.

Dari laporan yang sudah dibuat oleh korban tadi, Satreskrim Polresta Yogyakarta menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan koordinasi dengan korban dan saksi. Saat dilakukan penyidikan, petugas mencurigai nomor polisi yang terpasang di salah satu sepeda motor honda beat.

Saat penyidikan anggota ada yang mencurigai nomor polisi di salah satu kendaraan. Lalu petugas langsung mendatangi orang yang bersangkutan untuk dimintai keterangan terkait surat-surat kendaraan itu. Tapi sayangnya pelaku malah melarikan diri, ucapnya.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Panglima Kostrad Ungkap Alasan Hilangnya Diorama G30S PKI

Selasa, 28 September 2021 | 15:19 WIB
X