Awas, Kepala Daerah Langgar PPKM Darurat Bakal Diberhentikan Sementara

- Kamis, 1 Juli 2021 | 17:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan. (Republika)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan. (Republika)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengultimatum kepala daerah di Pulau Jawa dan Bali yang melanggar ketentuan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat, akan disanksi mulai teguran tertulis hingga pemberhentian sementara.

Diketahui, pemberlakuan PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali, mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

"Dalam hal gubernur, bupati, wali kota tidak melaksanakan ketentuan pengangkatan aktivitas masyarakat selama periode PPKM Darurat dikenakan sanksi administrasi berupa teguran tertulis dua kali berturut-turut sampai dengan pemberhentian sementara," ujar Luhut dalam jumpa pers, Kamis 1 Juni 2021.

AYO BACA : Tok! Jokowi Tetapkan Pemberlakukan PPKM Darurat 3-20 Juli 2021

Tak hanya itu, Luhut menjelaskan, gubernur memiliki wewenang untuk mengalihkan alokasi kebutuhan vaksin dari kabupaten/kota yang jumlahnya berlebih.

"Mengenai penanganan gubernur berwenang mengalikan alokasi kebutuhan vaksin dari kabupaten dan kota yang kelebihan alokasi vaksin kepada kabupaten dan kota yang kekurangan alokasi. Ini jadi kita buat fleksibel, tetapi tetap dalam koridor aturan main

Kemudian kepala daerah kata Luhut melarang setiap kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Luhut menyebut, nantinya akan ada Instruksi Mendagri terkait penindakan hukum yang akan dilakukan Polri dan Kejaksaan.

AYO BACA : Beraksi 16 Kali, Pencuri ini Incar Motor Lawas yang Kuncinya Rusak

"Dalam hal ini bupati dan walikota didukung penuh oleh TNI polri dan kejaksaan dalam mengkoordinasikan pelaksanaan PPM darurat covid-19. Semua, terintegrasi TNI polri dan pemerintah daerah melakukan pengawasan yang ketat terhadap pemberlakuan pengangkatan aktivitas masyarakat selama periode 3 sampai 20 Juli 2021," kata Luhut.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Wawancara Kerja? Hindari Beberapa Hal Sepele Ini

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:19 WIB

RESMI! Harga Tes PCR di Jawa-Bali Jadi Rp275.000

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:07 WIB
X