Selama Penerapan PPKM Darurat, Luhut: Tidak Boleh Ada Rakyat Sampai Kelaparan!

- Jumat, 16 Juli 2021 | 07:35 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan. (Republika)
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan. (Republika)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM – Menko Marves, Luhut Pandjaitan menegaskan, selama penerapan PPKM Darurat Jawa – Bali, tidak boleh ada masyarakat sampai kelaparan.

Untuk itu, pemerintah menyiapkan bantuan beras sebanyak 11.000 ton selama pelaksanaan PPKM darurat Jawa-Bali. Bantuan beras tersebut akan dibagikan sebanyak 10 kg per keluarga yang penyalurannya dilakukan secepatnya, dan paling lambat pada minggu kedua Juli.

"Untuk target penerimaan bantuan beras adalah pekerja harian dan pekerja informal terutama di daerah padat penduduk yang terkena dampak PPKM Darurat," ungkap data dari Kemenko Maritim dan Investasi yang dipaparkan Menko Marves, Luhut Pandjaitan dalam Konferensi pers virtual mengenai PPKM darurat, Kamis 15 Juli 2021.

Menurut data tersebut, jumlah orang miskin per September 2020 di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur dan Bali adalah sebanyak 14.948.960.

AYO BACA : Pemerintah Siapkan Skenario Terburuk Jika Kasus Covid-19 Terus Menggila

Untuk kriteria penerima bantuan dapat ditentukan lebih lanjut sesuai situasi di lapangan, atau dengan jenis pekerjaan seperti:

- pedagang pasar

- ojek onlie

- supir taksi/angkot/bajaj

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Wawancara Kerja? Hindari Beberapa Hal Sepele Ini

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:19 WIB

RESMI! Harga Tes PCR di Jawa-Bali Jadi Rp275.000

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:07 WIB
X