Pakar Sebut PPKM Darurat Jawa-Bali Perlu Dioptimalkan Lagi

- Jumat, 16 Juli 2021 | 08:06 WIB
[Ilustrasi] Sejumlah pengusaha yang terjaring operasi yustisi Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjalani sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) On The Street di Cihampelas Walk (Ciwalk), Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Kamis 15 Juli 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
[Ilustrasi] Sejumlah pengusaha yang terjaring operasi yustisi Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjalani sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) On The Street di Cihampelas Walk (Ciwalk), Jalan Cihampelas, Kota Bandung, Kamis 15 Juli 2021. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SURABAYA, AYOSEMARANG.COM -- Pakar Kebijakan Publik Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Gitadi Tegas Supramudyo memberikan masukan kepada pemerintah agar pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali bisa dioptimalkan lagi.

Gitadi mengatakan, salah satu optimalisasi yang dapat dilakukan pemerintah adalah dengan melibatkan komunitas pada skup yang lebih kecil. Contohnya, pada tingkat institusi, kantor, RT/RW, hingga kampus.

Lalu, ia memberikan contoh lain yakni seseorang yang akan atau usai mudik, komunitas kecil yang akrab akan mengingatkan untuk tak mudik, pun dengan melakukan isolasi mandiri (isoman) pascamudik. Maka dari itu, ia merasa kerja sama dari komunitas lokal sangatlah penting untuk menekan atau mencegah Covid-19.

AYO BACA : Selama Penerapan PPKM Darurat, Luhut: Tidak Boleh Ada Rakyat Sampai Kelaparan!

"Untuk mengurangi mobilitas melalui penutupan jalur-jalur kecil," kata Gitadi, Jumat 16 Juli 2021.

Gitadi menuturkan, penyekatan dan penutupan yang dilakukan pemerintah dirasa tak cukup. Ia menyarankan pemerintah tetap mengantisipasi masyarakat yang lolos mudik ketika Hari Raya Iduladha pekan depan.

Bercermin dari pengalaman sebelumnya, Gitadi menilai pasti ada saja waga yang lolos. Sebab, tak mungkin pemerintah melakukan penutupan pada seluruh ruas jalan.

AYO BACA : Komentar Menohok Warganet saat Sahrul Gunawan Repost Video Doni Salmanan Bagi-bagi Duit ke Pengendara

Oleh karena itu, ia merasa perlu adanya antisipasi ekstra pada hal tersebut. Dengan adanya penyediaan swab dan antigen di lokasi tujuan misalnya, Gitadi yakin hal tersebut bisa meminimalisasi persebaran Covid-19.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Wawancara Kerja? Hindari Beberapa Hal Sepele Ini

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:19 WIB

RESMI! Harga Tes PCR di Jawa-Bali Jadi Rp275.000

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:07 WIB
X