KPK Apresiasi Keputusan Jokowi Batalkan Vaksin Berbayar

- Minggu, 18 Juli 2021 | 07:38 WIB
[ilustrasi] KPK apresiasi langkah Presiden Jokowi  batalkan vaksin berbayar. (dok)
[ilustrasi] KPK apresiasi langkah Presiden Jokowi batalkan vaksin berbayar. (dok)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membatalkan program vaksin berbayar untuk individu.

Firli juga menyambut baik permintaan Jokowi agar seluruh pejabat negara memiliki sense of crisis atau kepekaan sosial di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini.

"Keputusan presiden adalah yang terbaik. Dan KPK menyambut baik wejangan presiden untuk seluruh pejabat negara agar memiliki sense of crisis di masa pandemi Covid-19 ini," kata Firli dalam pesan singkatnya, seperti dikutip Republika, jaringan Ayosemarang, Sabtu 17 Juli 2021.

Sebelumnya, sambung Firli, KPK telah memberikan pandangan hukum dan tidak mendukung vaksin gotong royong melalui Kimia Farma karena efektivitasnya rendah, sementara tata kelolanya sangat beresiko korupsi.

AYO BACA : Oknum Satpol PP Gowa Pukul Masyarakat, Presiden Jokowi Angkat Bicara

Hal tersebut disampaikan Firli Bahuri dalam rapat koordinasi pelaksanaan vaksin mandiri dan gotong royong pada Senin 12 Juli 2021, bersama Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, dan Jaksa Agung ST Burhanuddin.

"KPK telah memberikan pandangan hukum terkait potensi korupsi yang bisa terjadi serta masukan strategis jika harus tetap terlaksana. Meski KPK telah memberi pandangan, tetapi wewenang tersebut tetap milik kementerian dan lembaga terkait. Adapun hasil rapat itu tentu diketahui oleh presiden," ujar Firli.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Presiden Jokowi membatalkan vaksinasi Covid-19 berbayar bagi individu. Dengan pembatalan kebijakan ini, seluruh vaksinasi tetap menggunakan mekanisme seperti yang telah berjalan yakni gratis bagi seluruh masyarakat.

"Setelah mendapat masukan dan juga respons dari masyarakat, Presiden telah memberikan arahan dengan tegas untuk vaksin berbayar yang rencananya disalurkan melalui Kimia Farma semuanya dibatalkan dan dicabut," kata Pramono.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

COBA PERLAHAN, Ini Kode Redeem FF Rabu 27 Oktober 2021

Selasa, 26 Oktober 2021 | 18:19 WIB

Awas, 7 Jajanan Ini Bisa Bikin Generasi 90an Nostalgia

Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:55 WIB

Berikut Tim yang akan Berlaga di M3 World Championship

Selasa, 26 Oktober 2021 | 15:20 WIB

7 Penentu Kelolosan Kartu Prakerja Gelombang 22

Selasa, 26 Oktober 2021 | 12:04 WIB

Tips Aman dan Nyaman Berkendara saat Musim Hujan

Senin, 25 Oktober 2021 | 16:57 WIB

Cuci Motor Jangan Sembarangan, Berikut Tipsnya

Senin, 25 Oktober 2021 | 16:13 WIB
X