Polisi Minta Ojol hingga Mahasiswa Jangan Demo 'Jokowi End Game', Rumah Sakit dan Kuburan Penuh

- Jumat, 23 Juli 2021 | 14:48 WIB
Aksi bertajuk 'Seruan Aksi Nasional Jokowi End Game' dijadwalkan berlangsung, Sabtu 25 Juli 2021. (istimewa)
Aksi bertajuk 'Seruan Aksi Nasional Jokowi End Game' dijadwalkan berlangsung, Sabtu 25 Juli 2021. (istimewa)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Aliansi ojek online (ojol), pedagang kaki lima (PKL), mahasiswa, dan aliansi masyarakat lainnya berencana menggelar aksi unjuk rasa menolak kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Aksi bertajuk 'Seruan Aksi Nasional Jokowi End Game' dijadwalkan berlangsung, Sabtu 25 Juli 2021.

AYO BACA : Jokowi Dicurhati Siswa SD: Kelamaan di Rumah Jenuh Pak

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, situasi pendemi Covid-19 di Jakarta masih sangat mengkhawatirkan. Bahkan rumah sakit hingga kuburan hampir penuh.

"Lihat rumah sakit kuburan udah penuh. Apa mau diperpanjang lagi PPKM ini. Sementara masyarakat mengharapkan supaya bisa relaksasi," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat 23 Juli 2021.

AYO BACA : Segera Cair! Ini 6 Kriteria Penerima BSU Rp1 Juta

Berkenaan dengan itu, Yusri meminta para perwakilan peserta aksi dalam menyampaikan pendapatnya secara bijaksana. Mereka diminta untuk hadir ke Polda Metro Jaya.

"Silakan kalau mau menyampaikan pendapat datang ke Polda Metro akan kita terima. Secara bijak untuk kita bisa hindari kerumunan supaya jangan jadi klaster lagi," katanya.

Para peserta aksi rencananya akan long march dari Glodok, Jakarta Barat. Selanjutnya mereka berkumpul di Istana Negara.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Jokowi Kembali Tegur Listyo, Sinyal Kelambatan Kapolri

Jumat, 17 September 2021 | 10:38 WIB

Survei: 70 Persen Masyarakat Merasa Tidak Butuh Vaksin

Jumat, 17 September 2021 | 07:41 WIB

Jokowi: Covid-19 Tak Turun, Ekonomi Tak Naik

Jumat, 17 September 2021 | 06:41 WIB
X