Takut Tuhan atau Takut Penyakit? Menag Jawab Begini

- Jumat, 23 Juli 2021 | 15:31 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas meminta masyarakat tidak mempertentangkan takut Tuhan atau penyakit (dok Kemenag)
Menag Yaqut Cholil Qoumas meminta masyarakat tidak mempertentangkan takut Tuhan atau penyakit (dok Kemenag)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM - Banyak ungkapan beredar su tengah masyarakat di saat pandemi seperti takut Tuhan atau takut penyakit.

Malah kadang ungkapan takut Tuhan atau takut penyakit digunakan orang untuk tidak patuh pada protokol kesehatan.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas angkat bicara mengenai takut Tuhan atau takut penyakit tersebut.

AYO BACA : Puskesmas Demak lll Vaksinasi Warga Binaan Rutan Kelas llB Demak

Menag justru mengajak umat beragama untuk tidak mempertentangkan rasa takut kepada Tuhan dengan takut kepada penyakit.

Menurut Menag, keduanya tidak perlu dipertentangkan.

Sudut pandang keagamaan kita mengajarkan, takut kepada Allah dan takut kepada bahaya penyakit, tidak perlu dipertentangkan. Tentu dalam bingkai keimanan dan kebebasan manusia dalam berikhtiar, ujar Menag Yaqut, Kamis 22 Juli 2021 dikutip dari laman resmi Kemenag.

AYO BACA : Pendaftar CPNS 2021 Jateng Kurang, BKD Turunkan Syarat Minimal IPK

Menag menambahkan, manusia diperintahkan untuk melakukan ikhtiar terlebih dahulu, lalu bertawakkal kepada Allah.

Halaman:

Editor: Ade Lukmono

Tags

Terkini

Jokowi: Covid-19 Tak Turun, Ekonomi Tak Naik

Jumat, 17 September 2021 | 06:41 WIB
X