Pasien Covid-19 Meninggal saat Isoman, Begini Penjelasan Dokter Tirta

- Minggu, 25 Juli 2021 | 12:12 WIB
Seorang relawan Dokompak memberikan sarapan bagi warga isolasi mandiri (isoman)di Kota Semarang. (dok)
Seorang relawan Dokompak memberikan sarapan bagi warga isolasi mandiri (isoman)di Kota Semarang. (dok)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Dokter Tirta ungkap alasan mengapa pasien Covid-19 bisa saja meninggal dunia saat jalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Menurut Dokter Tirta, ada berbagai faktor yang membuat pasien Covid-19 yang sedang jalani isoman di rumah meninggal. Di antaranya yaitu adanya komorbid, dehidrasi, dan kekurangan nutrisi sehingga menyebabkan infeksi meluas secara sistemik.

"Covid Gejala ringan asal di awasin dia akan recovery cepet. Nah di beberapa kondisi akhir2 ini ada komorbid, Nutrisi ga cukup, Dehidrasi juga, Ga smpt ronsen," tulis Dokter Tirta, dikutip Ayojakarta dari akun Instagram @dr.tirta pada Sabtu, 24 Juli 2021.

AYO BACA : Dokter Tirta Ungkap Alasan Deddy Corbuzier Belum Terpapar Covid-19

"Jadinya infeksi paru meluas. saturasi drop under 80, cari ruangan susah. Akhirnya kritis saat isoman," sambungnya.

Dokter yang akrab disapa Cipeng itu menilai, kurangnya asupan nutrisi pada pasien biasanya disebabkan oleh pasien yang merasakan nyeri saat menelan makanan dan anosmia.

"Nutrisi kurang karena pasien emng susah makan. Rata2 karena nyeri telan, dan emang sudah ga ada rasa," ujarnya.

AYO BACA : Dokter Tirta Jelaskan Penyebab Hilang Penciuman Akibat Covid-19 Sulit Sembuh

Lebih lanjut, dia menyarankan agar pasien segera dibawa ke rumah sakit apabila saturasi tiba-tiba berada di bawah 85%, serta sulit makan dan minum.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Panglima Kostrad Ungkap Alasan Hilangnya Diorama G30S PKI

Selasa, 28 September 2021 | 15:19 WIB
X