Diretas, Data 2 Juta Nasabah BRI Life Dijual di Internet

- Rabu, 28 Juli 2021 | 12:36 WIB
Tangkapan layar video peretasan data nasabah BRI Life. (Twitter/@underthebreach)
Tangkapan layar video peretasan data nasabah BRI Life. (Twitter/@underthebreach)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Perusahaan keamanan siber Israel, Hudson Rock mengungkapkan, data nasabah BRI Life, perusahaan asuransi milik BRI, diduga bocor dan dijual di internet.

Hudson Rock mengaku telah mengindentifikasi kebocoran data BRI Life. Peretas diduga mencuri data dari beberapa komputer karyawan BRI Life.

"Kami mengidentifikasi beberapa komputer karyawan BRI Life dan Bank Rakyat Indonesia telah disusupi dan memungkinkan peretas mendapatkan akses ke (data) perusahaan," cuit Hudson Rock lewat unggahan Twitter, Selasa 27 Juli 2021.

AYO BACA : Cara Cek Penerima dan Cairkan BLT UMKM di BRI, Ikuti Langkah Berikut Ini

Pernyataan itu kemudian ditanggapi oleh Alon Gal dalam Twitternya, @underthebreach. Chief Technology Officer (CTO) Hudson Rock itu mengatakan, peretas BRI Life membuat video berdurasi 30 menit yang berisi demonstrasi data yang berhasil mereka peroleh.

"Pelaku menjual data sensitif dari BRI Life, cabang asuransi Bank Rakyat Indonesia," tulisnya.

Ia menuturkan, jumlah yang dijual sebanyak 2 juta data nasabah dalam 463 dokumen. Data-data itu dijual seharga 7.000 dolar AS atau Rp101 juta.

AYO BACA : Apa Kabar Kartu Prakerja Gelombang 18? Begini Perkembangannya

Data-data yang dijual di antaranya foto KTP, nomor NPWP, kartu keluarga, foto buku tabungan, nomor rekening, akta kelahiran, akta kematian, nomor telepon, hingga hasil pemeriksaan laboratorium.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Jokowi Kembali Tegur Listyo, Sinyal Kelambatan Kapolri

Jumat, 17 September 2021 | 10:38 WIB

Survei: 70 Persen Masyarakat Merasa Tidak Butuh Vaksin

Jumat, 17 September 2021 | 07:41 WIB

Jokowi: Covid-19 Tak Turun, Ekonomi Tak Naik

Jumat, 17 September 2021 | 06:41 WIB
X