TNI AU Injak Kepala Warga Papua Difabel, DPR: Jangan Memicu Keresahan!

- Rabu, 28 Juli 2021 | 12:53 WIB
Anggota POM AU di Merauke, Papua menginjak kepala seorang warga sipil. (Tangkapan layar/Instagram)
Anggota POM AU di Merauke, Papua menginjak kepala seorang warga sipil. (Tangkapan layar/Instagram)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Anggota Komisi I DPR Bobby Rizaldi menanggapi tindakan brutal yang dilakukan 2 orang anggota TNI AU Bandara J Dimara Merauke terhadap seorang difabel tuli.

Bobby Rizaldi meminta TNI bertindak humanis bukan represif, terutama di tanah Papua. Mengingat daerah tersebut sangat sensitif sehingga rentan memicu keresahan.

"Situasi di sana sangat sensitif, sehingga jangan ada hal-hal yang rentan memicu keresahan masyarakat. Sebaliknya perlu upaya taktis dan terukur dalam menghadapi tindakan-tindakan menjurus ke anarkis atau kriminal di sana," kata Bobby kepada wartawan, dilansir Suara.com jaringan Ayosemarang.com, Rabu 28 Juli 2021.

AYO BACA : Oknum TNI AU Injak Kepala Warga Papua Difabel, Jokowi Didesak Minta Maaf

Sejalan dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Bobby meningatkan pentingnya prajurit untuk melakukan pendekatan secara humanis.

Terkait dengan ulah dua prajurit yang meresahkan, Bobby meminta agara dilakukan penyelidikan hingga pemberian hukuman sesui tingkat kesalahan.

"Kami minta TNI AU untuk memproses dan menghukum sesuai tingkat kesalahannya, dan ke depan agar diinstruksikan kepada prajurit yang bertugas agar tetap mengedepankan pendekatan humanis bukan represif," pungkas Bobby.

AYO BACA : Diretas, Data 2 Juta Nasabah BRI Life Dijual di Internet

Sementara itu, Tim Advokasi Papua mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera minta maaf dan menindak tegas oknum TNI tersebut.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Gedung Cyber Kebakaran, Dua Orang Meninggal Dunia

Kamis, 2 Desember 2021 | 18:18 WIB
X