Limbah Medis Covid-19 Capai 18.460 Ton, Begini Instruksi Jokowi

- Kamis, 29 Juli 2021 | 11:24 WIB
lustrasi pemusnahan limbah medis Covid-19. (istimewa)
lustrasi pemusnahan limbah medis Covid-19. (istimewa)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengungkapkan jumlah limbah medis Covid-19 per 27 Juli 2021 mencapai 18.460 ton.

Hal ini dikatakan Siti usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Rabu 28 Juli 2021.

AYO BACA : Begini Cara Buang Limbah Masker Sekali Pakai

"Jadi limbah medis itu berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan, rumah sakit darurat, wisma tempat isolasi karantina Mandiri, uji deteksi, maupun vaksinasi," ujarnya dikutip dari Suara.com jaringan Ayosemarang.com.

Siti menuturkan jenis limbah medis Covid-19 tersebut berupa botol infus bekas, masker, botol vaksin kecil, jarum suntik, face shield.

AYO BACA : Ini Doa Agar Lolos CPNS 2021, Lengkap dengan Artinya

Kemudian perban, hazmat alat pelindung diri (APD), pakaian medis, sarung tangan, alat PCR antigen dan alkohol pembersih swab.

Karena itu kata Siti, Presiden Jokowi menginstruksikan kementeriannya untuk mengintensifkan penanganan limbah medis Covid-19.

Jokowi kata Siti juga meminta KLHK untuk memperhatikan limbah medis agar tidak membahayakan kesehatan masyarakat.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

PERHATIKAN, Begini Cara Cetak Kartu Ujian SKD CPNS 2021

Jumat, 17 September 2021 | 17:53 WIB

SYARAT LULUS, Ini Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2021

Jumat, 17 September 2021 | 15:31 WIB
X