Epidemiolog Prediksi Kasus Covid-19 Indonesia Mereda Oktober 2021

- Kamis, 29 Juli 2021 | 11:40 WIB
Ilustrasi, tenaga kesehatan menangani pasien Covid-19.  Kasus Covid-19 di Indonesia diprediksi mereda Oktober 2021. (nyt.com)
Ilustrasi, tenaga kesehatan menangani pasien Covid-19. Kasus Covid-19 di Indonesia diprediksi mereda Oktober 2021. (nyt.com)

AYO BACA : PPKM Level 4 Efektif Batasi Mobilitas Warga

AYO BACA : Kasus Covid-19 di Indonesia diprediksi baru

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Kasus Covid-19 di Indonesia diprediksi baru mulai menunjukkan angka penurunan cukup drastis pada Oktober 2021. Namun dugaan ini hanya berlaku di wilayah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yaitu pulau Jawa, Madura, dan Bali.

Hal itu diungkapkan Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, dalam konferensi virtual Indonesia Industry Outlook 2021, Rabu 28 Juli 2021.

Dicky mengaku, sudah memprediksi angka kematian akan mencapai 2 ribuan seperti terjadi, Selasa 27 Juli 2021. Ia mengingatkan lonjakan kasus di fasilitas kesehatan (faskes) masih belum usai. Sebab menurutnya kasus Covid-19 yang terjadi di masyarakat belum terdeteksi maksimal.
 
"Mayoritas orang Indonesia kalau sakit di rumah saja, ini survei sebelum pandemi sekitar 80%. Nah yang terjadi di faskes itu fenomena gunung es, kita harus sasar masyarakat di awal Agustus," kata Dicky.
 
Dicky memprediksi kasus kematian karena Covid-19 bisa terjadi hingga lebih dari 2 ribu per hari pada pertengahan Agustus. Ini diantaranya disebabkan mereka yang mengalami gangguan kesehatan kronis gagal disembuhkan dan banyak kasus Covid-19 gagal dilacak hingga mereka tak mendapat tindakan medis yang memadai.
 
"Akhir September mulai melandai dalam konteks saat ini, Oktober bisa terjadi kondisi seperti sebelum lonjakan," ujar Dicky.
 
Namun Dicky menekankan penurunan kasus Covid-19 berpeluang hanya terjadi di Jawa, Madura dan Bali. Sebab wilayah tersebutlah yang menjadi puncak episentrum saat ini. Dengan luasnya Indonesia, Dicky khawatir lonjakan kasus justru terjadi di luar 3 wilayah tersebut.
 
"Melandai Oktober itu di daerah itu (Jawa, Madura, Bali). Nah karena negara luas harusnya bisa cegah potensi lonjakan di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi," ucap Dicky.
 
Diketahui, kasus Covid-19 di Indonesia kembali meningkat, Selasa 27 Juli 2021. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, kasus baru Covid-19 di tanah air bertambah 45.203 orang, sementara pada Senin 26 Juli 2021, tercatat 28.228 kasus. Dengan pertambahan tersebut maka total kasus di Indonesia secara keseluruhan adalah 3,239 juta.
 
Sementara itu kasus kematian bertambah 2.069 orang dalam sehari sehingga total menjadi 86.835 kasus. Adapun kasus kesembuhan bertambah 47.128 orang sehingga menjadi 2,596 juta orang. Kasus aktif Covid-19 di Indonesia bertahan di angka 556.281 pasien. 

AYO BACA : Stok Vaksin Covid-19 di Indonesia Terbatas dan Tak Merata

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

DAFTAR NILAI Ambang Batas SKD CPNS 2021 Cek di Sini!

Senin, 20 September 2021 | 17:05 WIB

Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia Salah Satu Prioritas

Senin, 20 September 2021 | 16:20 WIB

LOWONGAN KERJA Pertamina Terbaru 2021 untuk Lulusan D3

Senin, 20 September 2021 | 15:44 WIB

CARA Mudah Scan QR Code PeduliLindungi

Senin, 20 September 2021 | 14:48 WIB
X