Fasilitas Isolasi Mandiri Mewah Anggota DPR Mutlak Harus Dibatalkan

- Kamis, 29 Juli 2021 | 12:22 WIB
Gedung DPR RI. Anggota DPR rencana bakal diberi fasilitas isolasi mandiri mewah di hotel. (istimewa)
Gedung DPR RI. Anggota DPR rencana bakal diberi fasilitas isolasi mandiri mewah di hotel. (istimewa)

JAKARTA, AYOSEMARANG.COM -- Pusat Studi Hukum Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (PSHK FH UII) memandang pemberian fasilitas isolasi mandiri mewah di hotel bagi anggota DPR yang terpapar positif Covid-19 mutlak harus dibatalkan.

"Penetapan Kebijakan (yang dikeluarkan eksekutif maupun legislatif), khususnya DPR seharusnya memperhatikan keadaan kedaruratan kesehatan masyarakat dampak pandemi Covid-19. Pemberian fasilitas isoman mewah (hotel berbintang) telah nyata-nyata mengabaikan keadaan darurat ini sehingga mutlak harus dibatalkan," tegas Direktur PSHK FH UII, Allan Fatchan Gani, Kamis 29 Juli 2021.

AYO BACA : Tegas! Yoyok Sukawi Tolak Rencana Hotel Bintang 3 untuk Isoman Anggota DPR

Menurut Allan, tidak ada peraturan yang dilanggar, tetapi pemberian fasilitas mewah isolasi mandiri sangat bertentangan dengan etika dan moralitas hukum. Sebagai wakil rakyat yang dipilih langsung oleh rakyat sebagaimana diatur dalam Pasal 19 UUD NRI 1945, seharusnya memiliki rasa empati kepada keadaan rakyat dan tidak memikirkan diri sendiri.

"Pemberian fasilitas isolasi mandiri mewah sangat melecehkan marwah lembaga DPR sebagai penyalur aspirasi rakyat yang harusnya mengutamakan kepentingan rakyat. Bukan mengutamakan pribadi maupun keluarga, " tegas Allan.

AYO BACA : 6 Smartphone Redmi Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Sekolah Online

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menjelaskan ihwal fasilitas hotel untuk isolasi mandiri bagi anggota DPR RI yang positif Covid-19. Dia mengatakan, fasilitas tersebut tak hanya diperuntukkan bagi anggota DPR saja, melainkan dapat dimanfaatkan oleh staf, tenaga ahli, dan aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di Kompleks Parlemen.

"Fasilitas isoman bukan hanya anggota DPR, tetapi meliputi tenaga ahli, kemudian staf anggota DPR, dan ASN yang berada di lingkungan DPR. Jadi tidak khusus hanya anggota DPR," ujar Dasco kepada wartawan, Rabu 28 Juli 2021.

Ia juga menjelaskan, fasilitas isoman bagi legislator dan orang-orang yang bekerja di Kompleks Parlemen diprioritaskan terlebih dahulu untuk ditempatkan di Wisma Griya Sabha atau dikenal dengan nama Wisma Kopo milik DPR. Jika tempat tersebut penuh, mereka yang positif Covid-19 dapat menggunakan dua hotel yang telah disediakan oleh Sekretariat Jenderal DPR.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Gedung Cyber Kebakaran, Dua Orang Meninggal Dunia

Kamis, 2 Desember 2021 | 18:18 WIB
X