6 Tulisan Terpopuler Ayo Netizen Edisi November 2019

- Kamis, 5 Desember 2019 | 16:32 WIB

Halo, setiap tanggal 5 awal bulan akan ada pengumuman netizen dengan tulisan terpopuler di Ayo Netizen. Sebelumnya, untuk membaca ulang tulisan dari netizen, kalian bisa mengaksesnya disini. 

Bagi kalian yang belum dan atau akan mengirim lagi tulisannya bisa membaca ketentuannya disini. 

 Selamat untuk enam netizen yang tulisannya terpopuler di edisi November 2019. Pemenang akan dihubungi oleh tim Ayosemarang.com melalui nomor telepon atau surel. Ingat, segala bentuk kecurangan maupun plagiarisme akan ditindak tegas oleh pihak Redaksi Ayosemarang.com.  

Berikut penulis-penulis dengan tulisan terpopuler edisi November 2019: 

1. Ke Mana Aset Pertamina Menguap? (Salamuddin Daeng)
Oil boom telah menjadikan Pertamina perusahaan yang sangat kaya. Selama tahun 1970-an, pendapatan minyak meledak, penerimaan dolar Indonesia juga menggunung. Ditopang oleh dukungan regulasi negara yang memberikan kekuasaan sangat besar terhadap Pertamina untuk menguasai dan mengelola migas. 

2. Secuil Kabar dari Amerika Tentang Sri (Hasan Aoni)
Mengapa tarif cukai rokok tahun 2020 naik sangat tinggi hingga 23%, yang biasanya hanya 8-11%, dan harga rokok terbang sampai 35%? Di tulisan saya sebelumnya mengatakan, kenaikan ini secara fiskal maupun regulatif kurang memiliki dasar argumentatif. Apalagi Kementerian Keuangan dan Badan Anggaran DPR RI dalam pembahasan RAPBN sebelumnya sepakat menaikkan 9%.

3. Edi Waluyo, Puluhan Tahun Sebagai Fotografer dari Manual Hingga Digital (Fatkul Muin)
Bagi Edi Waluyo warga desa Krasak kecamatan Pecangaan potret memotret adalah profesi yang dijalani sejak lajang. Kalau dihitung profesi ini dijalani hampir empat puluh tahun. Awalnya hanya pelayan toko yang menunggui jasa Foto ,namun karena ketekunannya bisa memegang kamera hingga sekarang.

4. Bertanam Hidroponik, Mengedukasi Masyarakat Hidup Sehat (Syaiful Mustaqim)
Miftakhussalam (34) tiga tahunan ini aktif menekuni pertanian urbanfarming yaitu bercocok tanam dengan sistem hidroponik. Dipilihnya hidroponik lantaran di depan rumah mertuanya di Desa Kalipucang Kulon RT.04 RW.02 Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara ada lahan dengan luas 4 x 5 meter namun tidak dimanfaatkan. Selain itu, untuk bertanam hidroponik tidak membutuhkan lahan yang luas.

5. Belajar dari Para Pahlawan, Mari Mulai Merawat Nusa dan Bangsa (Hendra Wiguna)
Hari Pahlawan adalah momentum kita sebagai generasi penerus untuk mengenang perjuangan para pendahulu baik dalam memperjuangkan kemerdekaan ataupun dalam mempertahankan kemerdekaan. Konotasi perjuangan terdahulu adalah perlawanan terhadap segala bentuk penjajahan.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Keniscayaan, Hidup Berdampingan dengan COVID-19

Jumat, 24 September 2021 | 11:32 WIB

Kewaspadaan Di Tengah Kegembiraan

Jumat, 24 September 2021 | 10:58 WIB

Media Pemersatu di Tengah Gempuran Medkom dan Medsos

Selasa, 24 Agustus 2021 | 13:34 WIB

Masa Depan Demokrasi Di Tengah Pandemi COVID 19

Senin, 23 Agustus 2021 | 10:57 WIB

Tanggung Jawab Sosial Pemuda Indonesia

Senin, 23 Agustus 2021 | 10:50 WIB

Konter Naratif Media Sosial dan Bela Negara

Rabu, 18 Agustus 2021 | 11:28 WIB

Peringatan ke 76 Tahun NKRI di Era Pandemi

Minggu, 15 Agustus 2021 | 15:03 WIB

Warna Korporat, Sebuah Keniscayaan

Jumat, 6 Agustus 2021 | 11:31 WIB

3 Tulisan Terpopuler Ayo Netizen Edisi Juli 2021

Kamis, 5 Agustus 2021 | 15:48 WIB
X