Fenomena Prank, Kreativitas yang Keblabasan

- Jumat, 6 Desember 2019 | 14:57 WIB
Ilustrasi prank (Istimewa)
Ilustrasi prank (Istimewa)

Setelah sebelumnya viral dengan berbagai challenge yang bertebaran di jagat dunia maya, kini muncul fenomena nge-prank yang sedang ramai dibahas banyak orang.

Prank merupakan kata yang berasal dari bahasa Inggris yang memiliki arti gurauan. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, prank diartikan sebagai senda gurau, kelakar, olok-olok, dan seloroh.

Memang benar, prank di zaman sekarang ini dimaknai sebagai sesuatu guyonan yang bisa dikatakan membohongi seseorang dan bersifat 'mengerjai', diatur seolah-olah serius namun ternyata hanya bohongan dengan tujuan supaya target prank merasa kaget, terkejut, atau bahkan merasa malu.

Konten prank sebenarnya tak melulu soal hal-hal yang buruk, namun yang amat disayangkan adalah konten prank yang marak di Indonesia sekarang ini lebih banyak membawa dampak negatif daripada dampak positif.

Di Indonesia, pernah muncul suatu program televisi bernama Super Trap yang tayang pada tahun 2011. Program Super Trap banyak menampilkan tayangan jebakan untuk para targetnya. Salah satu prank yang menuai banyak kontra adalah prank di toilet umum. Dalam edisi tersebut, tim Super Trap bermaksud menjahili pengguna toilet umum dengan memasang kamera di dalamnya. Saat pengguna sedang berada di dalam toilet, tiba-tiba dinding toilet terangkat. Hal itu tentu menimbulkan kepanikan dan rasa malu bagi pengguna toilet tersebut. Program Super Trap edisi, Minggu (25/11/2019), seperti dilansir dari merdeka.com itupun akhirnya mendapat banyak kritikan dan berakhir dengan teguran KPI.

Banyak pro dan kontra terkait munculnya tontonan tersebut. Konten-konten prank seperti itu seolah menjadi tontonan yang laris manis bukan hanya di layar kaca televisi tapi juga di dunia peryoutube-an Indonesia.

Bak gayung bersambut, para Youtuber tak mau kehilangan momen tersebut. Tentu saja mereka berlomba dan mengunggah video prank tersebut untuk mendapatkan banyak viewer, like, subscriber dan comment. Tak lupa, untuk menambah pundi-pundi dollar mereka.

Salah satu prank yang akhir-akhir ini sedang viral di Youtube yaitu prank yang menimpa pengemudi ojek online. Dimana jalan ceritanya yaitu sang driver ojol mendapatkan orderan makanan dengan jumlah yang fantastis, dan si pemesan sebagai pembuat cerita dalam prank ini berpura-pura tidak jadi memesan makanan tersebut.

Walaupun di akhir sesi, si pemesan akan menampakkan diri dan membayar pesanan dengan jumlah yang lebih besar, namun hal tersebut dirasa tidak memanusiakan sang driver.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

Indonesia dan Keadilan

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:05 WIB

Mungkinkah Golkar Akan Menjadi Rumah Besar Bersama

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:49 WIB

Di Balik Kemarahan Risma

Jumat, 8 Oktober 2021 | 14:21 WIB

Esensialitas Daring

Jumat, 1 Oktober 2021 | 12:26 WIB

Kalkulasi poltik dan Fenomena Ganjar Pranowo

Senin, 27 September 2021 | 16:15 WIB

Covid-19 dan Tantangan Kebangsaan Kita

Minggu, 26 September 2021 | 10:49 WIB

Covid-19 Dan Tantangan Kebangsaan Kita

Minggu, 26 September 2021 | 07:48 WIB

Keniscayaan, Hidup Berdampingan dengan COVID-19

Jumat, 24 September 2021 | 11:32 WIB

Kewaspadaan Di Tengah Kegembiraan

Jumat, 24 September 2021 | 10:58 WIB

Media Pemersatu di Tengah Gempuran Medkom dan Medsos

Selasa, 24 Agustus 2021 | 13:34 WIB

Masa Depan Demokrasi Di Tengah Pandemi COVID 19

Senin, 23 Agustus 2021 | 10:57 WIB
X