Generasi Milenial Rentan Terkena Stres?

- Selasa, 17 Desember 2019 | 16:14 WIB
[Ilustrasi] Stres. (pixabay)
[Ilustrasi] Stres. (pixabay)

AYOSEMARANG.COM-- Sehat seringkali dipresepsikan dari segi fisik saja. Padahal kesehatan bisa juga dari segi mental atau jiwa. Sayangnya persoalan tentang kesehatan jiwa masih dianggap remeh oleh beberapa orang. Kesehatan jiwa bisa datang darimana saja, dari perubahan hidup hingga teknologi. 

AYO BACA : Aiptu Eko Siswanto Bhabinkamtimas Jepara yang Rajin “Menginap“ di Desa Binaan

Generasi milenial atau kelompok demografi setelah generasi X sering dikaitkan dengan tekonologi yang serba canggih dan modern. Seperti saat ini teknologi menjadi suatu hal wajib dan tidak dapat ditinggalkan didalam hidup generasi milenial. Peneliti mengakatan bahwa generasi milenial saat sudah terpaku dengan gadget seperti TV, Smartphone, Laptop. Hampir semua generasi milenial memiliki gadget yang dapat dihubungkan dengan internet dan social media seperti Instagram, Line, Twitter, dll. 

AYO BACA : 100 Pemuda Berhimpun dalam Wadah Forum Pengusaha Muda Brebes

Internet dan social media merupakan suatu wadah yang sangat apresiatif dan menyenangkan bagi beberapa orang karena bisa mendapatkan suatu info yang sangat menarik bahkan bisa menjadi wadah untuk berwirausaha. Namun untuk beberapa orang lainnya internet dan social media merupakan suatu tempat yang sangat menyeramkan dan mencekamkan.

Akhir-akhir ini di tahun 2019 banyak remaja sekitar umur 18 tahun hingga 29 tahun melakukan bunuh diri. Dan faktor penyebab utamanya adalah depresi. Depresi yang mereka dapatkan bukan hanya dari sekitar lingkungan terdekat saja namun dari social media juga. Banyak orang tidak menggunakan social media secara bijak, mereka dengan santainya melontarkan kata-kata yang tidak layak untuk di publish sehingga menyebabkan pelaku menjadi merasa tertekan, depresi, dan akhirnya memilih untuk mengakhiri hidupnya. Bahkan dengan tanpa rasa bersalah menyebarkan berita hoax yang bisa jadi berita tersebut hanya untuk mencari popularitas.

Namun, dari beberapa kelompok yang tidak dapat menggunakan social media dengan bijak masih ada banyak generasi milenial yang dapat menggunakan social media dengan bijak dan bahkan selalu memberikan semangat dan dukungan kepada rekannya yang mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari social media. Dan sikap generasi ini lah yang harus dikembangkan dan ditanamkan dalam hidup supaya kita bisa saling menghargai dan menghormati perbedaan satu sama lain.

-Nabila Febi Cahyasyani, Mahasiswa D3 Public Relations 2019, UNS

AYO BACA : Wisata Alam Jawa Tengah Ini Punya Panorama Menakjubkan

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Media Pemersatu di Tengah Gempuran Medkom dan Medsos

Selasa, 24 Agustus 2021 | 13:34 WIB

Masa Depan Demokrasi Di Tengah Pandemi COVID 19

Senin, 23 Agustus 2021 | 10:57 WIB

Tanggung Jawab Sosial Pemuda Indonesia

Senin, 23 Agustus 2021 | 10:50 WIB

Konter Naratif Media Sosial dan Bela Negara

Rabu, 18 Agustus 2021 | 11:28 WIB

Peringatan ke 76 Tahun NKRI di Era Pandemi

Minggu, 15 Agustus 2021 | 15:03 WIB

Warna Korporat, Sebuah Keniscayaan

Jumat, 6 Agustus 2021 | 11:31 WIB

3 Tulisan Terpopuler Ayo Netizen Edisi Juli 2021

Kamis, 5 Agustus 2021 | 15:48 WIB
X