Pentingnya Bekal Ilmu Agama Sejak Usia Dini

- Jumat, 13 November 2020 | 20:55 WIB
Pentingnya Bekal Ilmu Agama Sejak Usia Dini. (dok pribadi)
Pentingnya Bekal Ilmu Agama Sejak Usia Dini. (dok pribadi)

AYOSEMARANG.COM -- Mengaji, umumnya sudah menjadi budidaya dari zaman dahulu. Tak ada henti bagi umat islam untuk terus belajar mengaji dan mempelajari ilmu agama. Mempelajari ilmu agama sejak dini sangatlah penting bagi umat Islam, karna generasi inilah yang menjadi penerus bangsanya.

Pun diperlukan guru untuk membina atau mengajar anak sejak dini, apalagi dalam mempelajari Ilmu Agama harus ada mentoringnya, agar tidak salah arah dalam mempelajari Ilmu Agama dan mengarahkan kepada jalan yang lebih benar. Dalam hal ini pun peran Orang tua sangatlah penting dalam mendidik anaknya. Seperti kalimat yang sering kita dengar bahwa ibu adalah madrasah utama bagi ankanya.

Selaras dengan perkataan Imam Al-Gozali bahwa anak adalah amanah bagi orang tuanya, hatinya bersih, dia menerima apapun yang diukirkan padanya dan cenderung terhadap apa saja yang ditanamkan kepadanya. Oleh karna itulah jika dibiasakan di didik dalam hal kebaikan, niscaya akan tumbuh sesuai dengan didikan masa kecilnya.

AYO BACA : Menyehatkan Persaingan Usaha Lewat Sinergi KPPU-UMKM

Anak di usia dini masih memiliki daya tangkap yang kuat dalam menerima pendidikan. Sehingga mereka lebih cepat memahami, tentunya guru pun harus menyesuaikan dengan kemampuan anak.  Karena anak diusia dini masih memiliki kebebasan yang cukup besar dan tidak bisa dipaksakan. Seorang guru pun harus menjadi suri tauladan yang baik bagi muridnya, bagi murid guru patut untuk di gugu dan ditiru. Umumnya diusia dinilah mereka mudah meniru orang disekitarnya, karna kepemilikan terhadap kecenderungan untuk ingin tahu segala sesuatu disekelilingnya. 

Di Era modern saat inilah keminatan anak untuk mempelajari ilmu agama masih minim.  Problem yang sering terjadi saat ini, peran orang tua dalam mendidik anaknya sudah tidak sekuat orang dahulu. Mereka lebih santai dalam menghadapi pendidikan anak terutama dalam pendidikan keagamaan. Dan lebih membebaskan anak dalam pergaulan. Sebenarnya dalam artian santai dapat pula memberi pengaruh positif, asalkan anak tetap terkontrol dalam mempelajari ilmu agama bukan untuk dikekang, yang pada akhirnya berdampak negative pada anak. Karna Orang tua lah sebagai guru konseling utama pada anak.

Zaman digital saat ini pun dapat merusak pergaulan anak. Kasus yang seri ng terjadi disekitar kita ialah banyaknya anak di usia dini yang sudah pandai bermain gadget. gadget yang sangat multi fungsi dan bercakupan luas bisa disalahgunakan oleh anak-anak, apalagi tanpa pengawasan orang tua. Dan bukan saatnya anak-anak  bermain media sosial seperti Instagram, Facebook, Tweeter dan sejenisnya.

AYO BACA : Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bantu Pemutakhiran Profil Desa Peganjaran

Demikianlah, dapat membuat kecanduan anak-anak dalam bermain media sosial, yang mengakibatkan kemalasan dalam mempelajari Ilmu Agama.  Apalagi dimedia sosial sudah banyak pembelajaran online mengenai Ilmu Agama bagi anak diusia dini. Tetapi masih kurang efektif, karena mengajarkan Ilmu Agama terhadap anak lebih tepat dan lebih mudah dengan bertatap muka, sehingga ilmu yang diserap oleh anak-anak pun dapat dipertanggungjawabkan, dan juga anak diusia dini masih sangat aktif dengan berbagai ragam pertanyaan. Karna itulah sangat tepat jika pembelajaran terhadap anak di usia dini dilakukan secara tatap muka, seperti halnya adanya madrasah TPQ ataupun bimbingan belajar dirumah.

Halaman:

Editor: Abdul Arif

Tags

Terkini

Indonesia dan Keadilan

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:05 WIB

Mungkinkah Golkar Akan Menjadi Rumah Besar Bersama

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:49 WIB

Di Balik Kemarahan Risma

Jumat, 8 Oktober 2021 | 14:21 WIB

Esensialitas Daring

Jumat, 1 Oktober 2021 | 12:26 WIB

Kalkulasi poltik dan Fenomena Ganjar Pranowo

Senin, 27 September 2021 | 16:15 WIB

Covid-19 dan Tantangan Kebangsaan Kita

Minggu, 26 September 2021 | 10:49 WIB

Covid-19 Dan Tantangan Kebangsaan Kita

Minggu, 26 September 2021 | 07:48 WIB

Keniscayaan, Hidup Berdampingan dengan COVID-19

Jumat, 24 September 2021 | 11:32 WIB

Kewaspadaan Di Tengah Kegembiraan

Jumat, 24 September 2021 | 10:58 WIB

Media Pemersatu di Tengah Gempuran Medkom dan Medsos

Selasa, 24 Agustus 2021 | 13:34 WIB

Masa Depan Demokrasi Di Tengah Pandemi COVID 19

Senin, 23 Agustus 2021 | 10:57 WIB
X