Olimpiade Tokyo 2020: Mengenal Windy Cantika Aisah, Jadi Atlet Terinspirasi dari Sang Ibu

- Minggu, 25 Juli 2021 | 07:56 WIB
Windy Cantika Aisah menjadi penyumbang medali pertama bagi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020.  (Vincenzo PINTO / AFP)
Windy Cantika Aisah menjadi penyumbang medali pertama bagi Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. (Vincenzo PINTO / AFP)

BANDUNG, AYOSEMARANG.COM – Nama Windy Cantika Aisah membanggakan Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Windy Cantika Aisah menjadi peraih medali pertama kontingen Indonesia, Sabtu 24 Juli 2021.

Terjun di cabang olahraga (cabor) angkat besi kelas 49 kg putri, Windy berhasil mengangkat beban seberat 194 kg.

Windy Cantika mendapat total snatch di angkatan kedua yaitu 84 kg. Lalu total angkatan clean and jerk sebesar 110 kg didapat pada kesempatan ketiga.

Windy Cantika menempati peringkat ketiga dan meraih medali perunggu di bawah Hoi Zhihui (Tiongkok), yang berhasil menyabet medali emas dan Chanu Mirabai (India) dengan medali peraknya.

Hoi Zhihui berada di peringkat pertama dengan total 210 kg. Selanjutnya, Chanu Mirabai di posisi kedua dengan total angkatan terbaiknya 202 kg.

AYO BACA : Lifter Windy Cantika Raih Medali Pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Windy adalah gadis kelahiran Bandung, 11 Juni 2002. Bak buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Demikian peribahasa yang pas disematkan Windy Cantika yang terinspirasi menjadi atlet dari sang ibu.

Kecintaannya pada cabor angkat besi menurun dari orangtuanya. Diketahui, ibu Windy dulunya adalah seorang atlet angkat besi kenamaan Indonesia bernama Siti Aisah.

Kegemaran Windy akan angkat besi tumbuh sejak di bangku kelas 2 sekolah dasar (SD). Dikisahkan dara berusia 19 tahun itu, ibunya acap menceritakan pengalamannya menjadi atlet. Hingga akhirnya, cerita tersebut menginspirasi Windy untuk meneruskan jejak sang ibu.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

X