Terbongkar! Medali Olimpiade Tokyo 2020 Ternyata Hasil Daur Ulang Ponsel

- Senin, 2 Agustus 2021 | 11:58 WIB
Medali perak, emas, dan perunggu Olimpiade Tokyo 2020. (instagram/olimpiadetokyo2020.id)
Medali perak, emas, dan perunggu Olimpiade Tokyo 2020. (instagram/olimpiadetokyo2020.id)

SEMARANG SELATAN, AYOSEMARANG.COM -- Sebuah situs komunikasi sains yang meneliti senyawa kimia bernama  Compound Interest mengungkapkan, medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 hanya 1,2% kandungan emas. Sedangkan 98,8% persen lainnya adalah perak.

Artinya, setiap medali emas seberat 1,2 pon hanya mengandung 6,7 gram emas.

Sebelumnya, di Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, medali emas juga mengandung sekitar 6 gram emas.

AYO BACA : Kiper Cantik Eks Timnas AS Bongkar Skandal Seks Bebas di Ajang Olimpiade

Seperti dilansir Insider, medali emas itu sendiri sekitar sepersepuluh pon lebih ringan daripada yang diberikan di Tokyo.

Hanya medali perak pada pertandingan tahun ini, yang beratnya sama dengan medali emas, seluruhnya dibuat dari nama mereka.

Lebih ringan, medali perunggu seberat 1 pon, perunggu adalah campuran tembaga dan timah, adalah 95% tembaga dan 5% seng.

AYO BACA : Hebat! Terobosan Polres Kendal Jadi Percontohan Lawan Covid-19

Menariknya, Jepang menghasilkan 5.000 medali emas, perak, dan perunggu untuk Olimpiade Tokyo menggunakan perangkat elektronik daur ulang seperti ponsel yang disumbangkan oleh orang-orang di seluruh negeri.

Halaman:

Editor: Adib Auliawan Herlambang

Tags

Terkini

X